DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

Jupe Mandi

Jumat, 13 Januari 2012

'Madrid Akan Kalahkan Barca 3-1' Lucas Aditya - detiksport

Rabu, 07 Desember 2011
Madrid - Guti Hernandez menyebut Real Madrid sudah seperti sebuah keluarga untuknya. Tak heran kalau "keluarganya" itu ia jagokan untuk menang 3-1 lawan Barcelona.

Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (10/12/2011), akan mengetengahkan duel sengit antara dua klub raksasa Spanyol yang juga merupakan seteru abadi, Madrid dan Barca.

Menghabiskan nyaris seluruh karier profesionalnya bersama El Real, bukan kejutan kalau Guti menjagokan 'Si Putih' akan menjadi pemenang. Ia bahkan sudah punya prediksi skor akhir.

"Real Madrid pasti akan mengalahkan Barcelona. Saya pikir mereka akan memenangi pertandingan dengan skor 3-1," kata Guti kepada AS.

Penilaian itu dilontarkan Guti bukan hanya atas dasar subjektifitas. Menurutnya Madrid memang memiliki kekuatan lebih komplet ketimbang Barca.

"Barcelona bergantung sekali kepada Lionel Messi. Jika tak ada Messi, mereka cenderung kesulitan. Di sisi lain Real Madrid punya skuad fantastis. Mereka punya dua pemain hebat di setiap posisi. Jika Cristiano Ronaldo tak bisa main, mereka masih memiliki punya banyak pemain berkelas dan bermain dengan hebat," paparnya.

Guti kemudian juga mengungkapkan betapa Madrid masih amat ia sayangi. "Hatiku masih berdetak untuk Madrid dan akan selalu seperti itu. Madrid seperti keluarga keduaku. Klub itu sudah memberiku sedemikian banyak dan memainkan peranan besar dalam capaianku saat ini."

Pemotor Tewas Ditabrak Truk di Depan RS Harapan Bunda

Jakarta - Sebuah truk menabrak motor saat melintas di depan RS Harapan Bunda, Ciracas, Jakarta Timur. Akibat kecelakaan itu, pemotor langsung tewas di tempat.

"Korbannya laki-laki, dia meninggal di tempat," kata petugas Polsek Ciracas, Brigadir Setiana saat dihubungi detikcom, Kamis (8/12/2011).

Setiana mengatakan, peristiwa maut itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu, motor Honda Astrea yang ditumpangi korban dan truk mengarah ke arah Bogor.

"Posisi motor ada di depan truk. Kemudian truk tersebut menyalip dan terjadi tabrakan," katanya.

Diduga akibat tersenggol truk, motor yang ditumpangi korban terlempar. Korban pun tewas seketika dengan kondisi yang mengenaskan.

"Identitas korban belum diketahui. Petugas masih berada di lokasi kejadian," katanya.

Setiana mengatakan, korban kemungkinan akan dievakuasi ke Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta Timur. Sementara arus lalu lintas di lokasi tersendat akibat peristiwa tersebut.

Ibunda Nadia: Terima Kasih buat Pak Polisi

Jumat, 04 November 2011

Pencarian polisi terhadap mahasiswi Universitas Trisakti, Nadia Dwi alias Dea (22), berakhir sudah. Tim Bunuh Culik dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menemukan Dea di Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis (3/11/2011) malam ini.

Kabar ditemukannya Dea dibenarkan oleh ibundanya, Emy Ismaini, saat dihubungi Kamis malam. "Alhamdulillah, sudah ketemu Mbak. Terima kasih buat pak polisi," ungkap Emy dengan nada bahagia.

Emy mengatakan baru saja mendapat kabar anaknya ditemukan beberapa jam yang lalu. Saat itu, Emy sedang memenuhi undangan di sebuah televisi swasta terkait hilangnya Dea. "Di sana ada Pak Wadirkrimum juga yang akhirnya kasih kabar bahagia itu," tutur Emy.

Dikatakannya, polisi kini masih menjemput Dea dari Semarang. Rencananya, pada Jumat (4/11/2011) sekitar pukul 10.00 pihak keluarga akan menjemput Dea di Polda Metro Jaya. "Iya, saya akan jemput sama keluarga besok jam 10.00 di Polda. Saya belum bicara langsung sama dia, karena takut dia kenapa-kenapa. Jadi besok saja sekalian," ucap Emy.

Ia mengatakan, keberadaan Dea berhasil ditemukan polisi setelah menelusuri hasil percakapan ponsel Dea. Dari situ, polisi menemukan Dea tinggal bersama salah satu temannya di kamar indekos yang berada di Semarang. "Dea di Semarang hanya sama teman itu. Dia nanti kembali ke sini sendiri. Kondisinya juga alhamdulillah sehat, saya bersyukur," pungkasnya.

Seperti diberitakan, Nadia Dwi alias Dea (22) dikabarkan hilang pada tanggal 24 Oktober 2011. Mahasiswi semester IX di Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti itu terakhir terlihat keluar membawa sebuah tas jinjing besar berwarna biru dari rumahnya di Perumahan Galaxi, Pekayon, Bekasi.

Tetangga yang melihat Dea keluar rumah hanya menyaksikan Dea berjalan seorang diri. Tidak diketahui arah tujuan Dea. Teman-teman kampus Dea pun menyatakan, pada hari itu Dea tidak masuk di kampus. Keluarga akhirnya melaporkan hilangnya Dea pada tanggal 26 Oktober 2011 ke Polda Metro Jaya. Laporan ini dicatat polisi dengan nomor polisi TBL/16610/IX/2011/PMJ/Ditreskrimum.

Alasan Pepi Jadikan SBY Target Bom

KOMPAS.com — Pepi Fernando menargetkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai sasaran bom, mulai dari bom termos yang berada di seberang jalan depan Markas Kodam Jaya hingga bom di Cibubur, tetapi semuanya gagal.

Apa alasan dan motif Pepi menjadikan SBY sebagai target pengeboman?

"Dalam pemahaman terdakwa dalam kenyataannya negara yang dipimpin Presiden SBY saat ini banyak orang-orang yang secara fakta tidak beriman dengan masih kebanyakan korupsi, perzinahan, dan lain-lain," kata Jaksa Penunutut Umum (JPU) Bambang Suharyadi saat membacakan dakwaan di hadapan majelis hakim yang diketuai oleh Moestafa di PN Jakarta Barat, Jakarta, Kamis (3/11/2011).

Bambang mengatakan, Pepi selalu mengikuti langkah kebijakan politik SBY selama ini, apalagi dengan adanya buku berjudul Surat Ulama Kepada Penguasa yang ditulis oleh Abu Bakar Ba'asyir bersama ulama lainnya yang tidak direspons oleh Presiden. "Terdakwa menetapkan Presiden SBY sebagai target bom," imbuhnya.

Diketahui, Pepi merencanakan bom termos dengan meletakkannya di jalan depan Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur. "Ketika rombongan SBY melewati lokasi bom maka terdakwa akan menggunakan handphone yang berfungsi sebagai remote bom hingga terjadi ledakan," katanya.

Kelompok Pepi menunggu selama empat hari di lokasi perencanaan ledakan dekat dengan bom sembari menunggu rombongan SBY lewat. Namun, selama empat hari, SBY tidak melewati jalan tersebut. Pepi pun kemudian mencoba remote bom, tetapi tidak aktif lagi dan tidak terjadi ledakan bom. "Terdakwa dan temannya memutuskan untuk tidak mengambil bom tersebut dan membiarkan di lokasi semula," ungkap Bambang.

Selanjutnya, Pepi kembali berencana meledakkan bom saat rombongan SBY melewati Jalan Raya Alternatif Cibubur. Rencana itu muncul saat Pepi sering melihat informasi di media bahwa SBY sering pulang ke rumahnya di Cikeas. "Kemudian tanpa melakukan survei terlebih dahulu, terdakwa merasa yakin bahwa Presiden SBY setiap hari ke rumahnya," imbuh Bambang.

Pepi lalu membuat bom kotak besi dan akan meledakkan bom saat hari masih subuh. Saat akan meletakkan bom pada lokasi yang ditentukan, Pepi melihat lampu mobil patroli polisi. Ia pun khawatir akan ada razia polisi. Maka, Pepi balik arah menuju Cileungsi dan masuk ke Kota Wisata Cibubur. "Terdakwa meletakkan bom di bawah pohon dengan gardu listrik. Terdakwa lalu pulang ke Bekasi," tukasnya.

New7Wonders: Kami Organisasi yang Benar

The New7Wonders Foundation menyatakan diri sebagai organisasi yang benar. Hal ini diungkapkan Jean-Paul de la Fuente, Direktur The New7Wonders Foundation, menanggapi kontroversi mengenai legalitas organisasi tersebut.

"Sekarang Anda harus yakin bahwa kami benar-benar real organization dan real person, tidak seperti tuduhan oknum tertentu di Indonesia soal New7Wonders yang dianggap palsu," kata Jean-Paul saat mengawali perbincangan via video call, Jumat (4/11/2011), dalam konferensi pers yang diselenggarakan Pendukung Pemenangan Komodo (P2Komodo) sebagai Official Supporting Committee Indonesia di Aula Markas Pusat PMI, Jakarta.

Konferensi pers ini menghadirkan Jusuf Kalla sebagai Duta Komodo dan Jean-Paul de la Fuente yang sedang berada di Cape Town, Afrika Selatan, via video call. Dalam konferensi tersebut hadir juga pemimpin Pendukung Pemenangan Komodo Emmy Hafild.

Menyinggung tentang alamat palsu di Zurich, Swiss, Jean-Paul menjelaskan bahwa kantornya memang ada di Zurich. Lokasinya ada di museum milik keluarga Bernard Weber, President New7Wonders Foundation.

"Hanya saja, New7Wonders bukanlah organisasi konvensional yang staf kami harus selalu duduk di belakang meja. Kami percaya bahwa staf kami harus selalu ada di lapangan dan selalu terhubung melalui teknologi telepon dan internet," kata Jean-Paul.

Dalam acara tersebut, Emmy menunjukkan copy dari surat bukti bahwa New7Wonders Foundation merupakan organisasi legal yang terdaftar dalam region pemerintah di Swiss. Selain itu, Jean-Paul juga mengungkapkan, New7Wonders merupakan organisasi independen dan terdaftar di UN Office of Partnership.

Sebelumnya, muncul tuduhan dari hasil penyelidikan yang dilakukan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Swiss. Temuannya antara lain alamat kode pos New7Wonders Foundation yaitu Hoeschgasse 8, PO Box 1212, 8034, Zurich ternyata tak sesuai. Alamat kode posnya seharusnya Hoeschgasse 8, PO Box 1212, 8008, Zurich, di mana terdapat Museum Heidi Weber yang diarsiteki Le Corbusier.

Penyelidikan itu juga menemukan, sebagai yayasan, keberadaan New7Wonders unik. Yayasan itu tak jelas alamatnya, kecuali alamat e-mail. Disebutkan, New7Wonders berdiri di Panama, berbadan hukum Swiss, dan pengacaranya berada di Inggris. Di mata masyarakat Swiss sendiri, Yayasan New7Wonders tidak dikenal.

Pemimpin Dunia Ikut Pemilihan New7Wonders

KOMPAS.com — Penyelenggaraan pemilihan tujuh keajaiban alam baru (New7wonders of Nature) menjadi kontroversi di Indonesia. Namun, sejumlah pemimpin negara di dunia ikut dalam pemilihan itu dan mengimbau rakyatnya untuk ikut pemilihan tersebut, yang akan berakhir pada 11 November ini.

Duta Besar Indonesia untuk Swiss Djoko Susilo dalam siaran pers, Selasa (1/11/2011), menyatakan ragu dengan kredibilitas penyelenggara, yaitu New7wonders Foundation. Alasannya, antara lain, meski lembaga itu nyata di dunia maya, alamatnya di dunia nyata tidak jelas. Karena dinilai abal-abal, Djoko pun mengimbau warga untuk hati-hati dan jangan mau jadi korban permainan New7wonders Foundation.

Anehnya, banyak pemimpin negara di dunia yang wilayah alamnya masuk sebagai salah satu dari 28 finalis pemilihan New7wonders of Nature mengikuti survei itu dan mendorong warganya untuk ikut. Dari 28 finalis dalam New7wonder of Nature, Taman Nasional Komodo (TNK)–habitat buaya darat komodo (Varanus komodoensis), yang terletak di Manggarai Barat, Flores, NTT–termasuk. Komodo akan bersaing antara lain dengan Laut Mati (Israel, Jordania, Palestina), Sungai Amazon (Bolivia, Brasil, Kolombia, Ekuador, Guyana Perancis, Guyana, Suriname, dan Venezuela), Pulau Bu Tinah (Uni Emirat Arab), Black Forest (Jerman), Grand Canyon (AS), dan Jeita Grotto (Lebanon).

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang adalah atasan Djoko, sudah memberi suara dalam pemilihan itu, dengan memilih komodo, via telepon pada 19 Juni lalu ketika berada di Lombok. Yudhoyono bahkan mengimbau warga, "Mari kita semua ketik KOMODO dan kirim ke 9818", nomor pemilihan untuk komodo via SMS.

Pada pekan sebelumnya, 15 Okobter, Presiden Peru Ollanta Humala juga memberi suaranya untuk kawasan Sungai Amazon, salah satu dari 28 finalis New7Wonders of Nature. Lalu pada 20 Oktober, sehari setelah Yudhoyono, Presiden Polandia Bronislaw Komorowski bersama dua mantan presiden negara itu, Lech Walesa dan Aleksander Kwasniewski, memberikan suaranya di Warsawa untuk finalis negara itu, Masurian Lake District.

Pada 21 Oktober, media Timur Tengah melaporkan, Presiden Lebanon Michel Sleiman telah mengunjungi Jeita Grotto. Setelah memberikan suara untuk goa sepanjang hampir 9 kilometer itu, ia mendesak warga Lebanon di dalam dan luar negeri untuk memilih situs itu dalam pemilihan New7Wonders of Nature.

Seakan tak mau ketinggalan, Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum, Perdana Menteri Uni Emirat Arab, dan penguasa Dubai juga telah memilih Pulau Bu Tinah untuk menjadi New7Wonders of Nature. Harian Gulf News pada 1 November melaporkan, Sheikh Mohammad memberi suara dalam sebuah kunjungan ke Bu Tinah Experience, replika dari pulau itu yang dibuat oleh Environment Agency-Abu Dhabi di Abu Dhabi Corniche. Sheikh itu juga mengimbau warga untuk memilih Bu Tinah.

Jauh sebelum itu, tepat pada 26 Juni, harian Israel, Jerusalem Post, melaporkan, PM Israel Benjamin Netanyahu telah memilih Laut Mati sebagai salah satu dari New7Wonders of Nature. "Siapa pun yang pernah ke sana tahu betapa uniknya tempat itu. Itu merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia dan kami punya satu pesan: pilihan Laut Mati," kata Netanyahu seperti dikutip Jerusalem Post. Ia memberikan suara dalam sebuah tur ke Laut Mati. Ketika itu ia didampingi sejumlah menteri, antara Menteri Pariwisata, Menteri Lingkugan Hidup, Menteri Keuangan, dan Menteri Dalam Negeri.