DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!
Tampilkan postingan dengan label Madrid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Madrid. Tampilkan semua postingan

Serunya Perang Air Menyambut Ramadhan

Minggu, 07 Juli 2013
Warga Dusun Dawung, Desa Banjarnegara, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang mempunyai tradisi unik menyambut bulan suci Ramadhan. Mereka menggelar "Perang Air" yang diikuti oleh para orang tua, remaja hingga anak-anak di lapangan dusun setempat, Minggu (7/7/2013). 

Suasana gembira penuh gelak tawa tampak dalam tradisi yang dikenal dengan sebutan Padusan itu. Mereka saling melempar plastik yang sudah diisi dengan air. Menurut mereka aksi tersebut adalah simbol kebersamaan di antara sesama warga. 

Sebelum Perang Air, aksi diawali dengan pengambilan air dari sendang Kedawung tidak jauh dari Dusun Dawung. Mereka menyusuri areal persawahan dengan diiringi musik kesenian tradisional Jathilan dan Topeng Ireng dari grup Tresna Manunggal Budaya, Magelang. 

Dalam prosesi itu, seorang sesepuh dusun yang bernama Purwosumarto, mengambil air dari sumber yang konon memiliki tujuh saluran air, kemudian dimasukkan ke beberapa kendi kecil. Air itu lalu di arak ke tengah kampung yang kemudian dipakai untuk ritual sesuci. 

Warga membasuh muka, tangan dan kaki sebagai simbul upaya mensucikan pandangan, pikiran, ucapan, pendengaran, perbuatan dan laku setiap individu. Yang kemudian di akhiri dengan doa bersama. 

"Di wilayah Magelang ada tradisi Padusan yang dilakukan menjelang bulan puasa. Ini merupakan simbol umat untuk membersihkan mental, penyucian jiwa, niat, pikiran dan laku diri," terang Gepeng Nugroho, Koordinator penyelenggara, di sela-sela kegiatan yang bertajuk Bojang Banyu itu.

Kegiatan ini sudah digelar sejak Sabtu (6/7/2013) lalu. Diisi dengan berbagai macam kesenian tradisional, bazar hingga sendratari. 

Menurut Gepeng, ritual padusan ini juga bisa melestarikan kesenian dan kebudayaan lokal. Sebab, dengan kegiatan ini bisa sebagai penghormatan kepada leluhur dan menciptakan budaya serta adat istiadat agar lestari. 

"Kami ingin mengemas dengan cara yang lebih berbeda. Agar masyarakat semakin antusias saat menjalani ibadah puasa," jelasnya. 


Agung Tricahyo (38), warga peserta padusan mengaku antusias. Menurutnya, padusan merupakan pembersihan diri menjelang ibadah puasa. Selain itu juga untuk mengenalkan pada generasi muda tentang kesenian tradisional yang mulai tergerus jaman.

"Melalui kegiatan ini, kami juga berharap anak-anak sekarang tidak melupakan budaya,” ujar Agung

Jero Wacik Kumpulkan Testimoni 100 Tokoh dalam Sebuah Buku

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik meluncurkan buku berjudul "Jero Wacik di Mata 100 Tokoh", Minggu (7/7/2013) malam di Hotel Darmawangsa, Jakarta Selatan.

Buku itu merupakan wujud instrospeksinya di usianya yang ke-64 melalui testimoni dari para sahabatnya. Saat peluncuran, Jero menyampaikan bahwa buku tersebut juga berisi filosofi berpikir positif yang dianutnya sejak usia anak-anak sampai saat ini. Ia sangat terkejut karena tanggapan dari para sahabat yang dimintanya menulis sangat di luar dugaan.
"Saya surprise, ada yang menulis lima halaman bahwa ternyata persahabatan sangat tinggi dan saya akan menjaga persahabatan yang baik sampai ke depan," kata Jero.
Dalam buku setebal 322 halaman itu, sederet nama tokoh nasional ikut memberi pendapatnya mengenai Jero dalam bentuk tulisan. Tak terkecuali Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono.
Selain pimpinan negara, tokoh lain yang ikut menulis di buku itu antara lain almarhum Taufiq Kiemas, Ketua DPR RI Marzuki Alie, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Keuangan Chatib Basri, dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan

Tanpa Jokowi dan Basuki, Jakarta Fair 2013 Ditutup


Penyelenggaraan Jakarta Fair resmi ditutup, Minggu (7/7/2013) malam. Secara simbolis, acara ditutup oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah DKI Jakarta Wiryatmoko.
Penutupan acara itu tanpa dihadiri Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo maupun Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Jika sesuai jadwal, maka seharusnya Basuki menutup acara tersebut.
Dalam kata sambutannya, Wiryatmoko menyampaikan permintaan maaf terkait tidak hadirnya Jokowi ataupun Basuki. Menurutnya, baik Jokowi maupun Basuki tidak hadir karena adanya acara yang mendesak dan tidak bisa ditinggal.
"Saya menyampaikan permintaan maaf karena ketidakhadiran Bapak Gubernur Joko Widodo karena ada acara yang tidak bisa ditinggal. Untuk itu, beliau meminta saya untuk mewakili," kata Wiryatmoko dalam kata sambutannya.
Acara ditutup sekitar pukul 20.55 WIB dengan pementasan kembang api selama sekitar 5 menit. Jakarta Fair dimulai pada 6 Juni 2013 dan dibuka secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pada 10 Juni 2013

Ronaldo: Idealnya Neymar ke Madrid


Penyerang legendaris Brasil, Ronaldo Luis Nazario de Lima, mengungkapkan dirinya lebih berharap agar Neymar da Silva bergabung dengan Real Madrid ketimbang Barcelona. Meski begitu, ia menilai, bukan pilihan buruk jika Neymar berkarier di Camp Nou. 

Neymar memutuskan bergabung dengan Barcelona dari Santos dengan biaya transfer 57 juta euro (sekitar Rp 727 miliar) pada Juni lalu. Bomber asal Brasil tersebut akan bermain bersama Lionel Messi dan kawan-kawan hingga 2018 mendatang. 

Ronaldo menilai, bergabung bersama Barcelona bukan merupakan keputusan yang ideal bagi Neymar. Namun, menurut mantan stiker Inter Milan tersebut, Neymar akan tetap bersinar di bawah asuhan pelatih Barcelona, Tito Vilanova. 

"Saya lebih suka dia (Neymar) bermain untuk Madrid. Tetapi, ini semua memang bukan menjadi keputusan saya," ujar Ronaldo

"Dengan begitu banyak klub yang mengincarnya memang sulit untuk menentukan pilihan. Tetapi, Barcelona adalah klub hebat dan kami tahu dia akan melakukannya dengan baik di Eropa. Bagi kami, dia sudah menjadi legenda di Brasil," tambahnya. 

Dalam kariernya sebagai pesepak bola, Ronaldo sempat merasakan atmosfer Liga BBVA bersama Madrid dan Barcelona. Ronaldo lebih dulu menjajaki karier sebagai pemain Barcelona pada musim 1996-97. Kemudian, pada periode 2002-2007, ia sempat merasakan bermain bersama skuad Los Galacticos dengan pemain bintang seperti Zinedine Zidane, David Beckham dan Luis Figo.

Tundukkan Malaga, Barca Pastikan El Clasico di Semifinal

Jumat, 25 Januari 2013
Barcelona menang 4-2 atas Malaga pada pertandingan leg kedua perempat final Copa del Rey di La Rosaleda, Kamis (24/1/2013). Dengan begitu, Barcelona unggul agregat 6-4 dan berhak melaju ke semifinal, tempat Real Madrid sudah menunggu.
AFP
Gelandang Barcelona, Cesc Fabregas (kiri), menggiring bola dalam kawalan gelandang Malaga, Ignacio Camacho, pada leg kedua perempat final Copa del Rey, di La Rosaleda, Kamis (24/1/2013).
Barcelona unggul lebih dulu melalui Pedro pada menit kedelapan. Lolos dari jebakan off-side, Dani Alves menggiring bola di sektor kiri pertahanan Malaga. Ia mengakhiri pergerakannya dengan melepas umpan ke tengah kotak penalti, yang disundul Pedro masuk gawang Carlos Kameni.

Joaquin mengubah kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-12. Dalam kawalan dua pemain lawan, Joaquin menerima umpan Duda di tepi kotak penalti dan kemudian melepaskan tendangan kaki kanan yang membuat bola melesat ke sudut kiri bawah gawang Jose Manuel Pinto.

Empat menit setelah turun minum, Pique memulihkan keunggulan Barcelona. Setelah mengontrol bola kiriman Andre Iniesta dengan dada di tengah kotak penalti, ia meloloskan bola ke sudut kiri gawang dengan tendangan kaki kanan.

Pada menit ke-69, Malaga kembali menyamakan kedudukan melalui Roque Santa Cruz. Memanfaatkan umpan Joaquin, Santa Cruz melepaskan tendangan kaki kanan yang membuat bola meluncur dari tengah kotak penalti ke sudut kanan bawah gawang Pinto.

Memasuki menit ke-76, Barcelona mendapatkan gol ketiga dari Iniesta. Dalam kawalan dua pemain lawan, Cesc Fabregas menggulirkan bola ke tengah kotak penalti, yang ditembakkan Iniesta ke tengah gawang tuan rumah.

Sekitar tiga menit kemudian, Barcelona memperlebar jarak menjadi 4-2, berkat gol Lionel Messi. Dengan kepalanya, ia menyundul umpan silang Dani Alves masuk gawang Kameni.

Sementara itu, laga semifinal lain akan menampilkan Sevilla dan Atletico Madrid. Sementara Sevilla masuk empat besar berkat keunggulan agregat 4-0 (0-0, 4-0) atas Zaragoza, Atletico karena unggul agregat 3-1 atas Real Betis (2-0, 1-1). 

Malaga: 1-Carlos Kameni; 2-Duarte Jesus Gamez, 3-Robson Weligton, 5-Martin Demichelis; 6-Nacho Barnola Camacho, 7-Joaquin (9-Javier Saviola 81), 16-Manuel Iturra, 17-Duda (19-Francisco Portillo 63), 18-Pereira Eliseu; 11-Sebastian Fernandez (12-Lucas Piazon 81), 24-Roque Santa Cruz

Barcelona: 13-Jose Manuel Pinto; 2-Dani Alves, 3-Gerard Piqué, 18-Jordi Alba; 4-Cesc Fábregas, 6-Xavi, 8-Andres Iniesta, 10-Lionel Messi (11-Thiago 82), 14-Javier Mascherano, 16-Sergio Busquets; 17-Pedro (9-Alexis Sanchez 87)

Era Emas Spanyol, Mantab . . . . . .

Senin, 16 Juli 2012
KOMPAS.com  Bulan Juli penuh kejutan. Ditantang untuk melanjutkan dominasinya di Eropa dan dunia, tim Spanyol menjawabnya penuh keyakinan. ”La Furia Roja” menjawab dengan gelar juara Eropa 2012 setelah menjadi kampiun di Piala Dunia Afrika Selatan 2010 dan Piala Eropa 2008. Xavi dan kawan-kawan berada di puncak dunia.

Kejutan lain muncul. Brasil terdepak dari 10 besar tim terbaik FIFA. Turun enam anak tangga dari posisi kelima ke posisi 11 peringkat FIFA adalah prestasi terburuk lima kali kampiun piala dunia ini.

Sepak bola indah
Dua gelar terakhir yang diraih tim ”Matador” dalam enam tahun terakhir mengukuhkan mereka sebagai kekuatan baru sepak bola dunia. Penanda aras.

Di tangan Luis Aragones, Spanyol memulai perubahan dengan menerapkan tiki-taka, gaya bermain sepak bola yang diterapkan FC Barcelona. Pemain bertubuh mungil yang mampu mengolah bola di kaki dengan sangat lengket dan dalam jarak antarpemain yang rapat. Tanpa sadar, dengan umpan terobosan melalui sela-sela kaki dan mencetak gol ke gawang menjadi ciri khas tim Spanyol.

Vincente del Bosque di Polandia-Ukraina memoles dan mengubah gaya ini sedikit dengan meniadakan penyerang. Hanya ada Cesc Fabregas, gelandang serang FC Barcelona, yang berfungsi sebagai penyerang. Cap penyerang palsu pun tertuju ke Fabregas. ”False Nine”, begitu sebutannya.

Pelatih Brasil Mano Menezes, seperti diberitakan Reuters, mengakui kedigdayaan Spanyol saat ini. Namun, baginya, Brasil tidak perlu menjadi mesin fotokopi, menjiplak mentah-mentah gaya bermain Spanyol.

”Juara selalu menjadi penanda aras dan Spanyol melakukan hal itu. Brasil melakukannya pada masa lalu,” katanya.

Ya, jogo bonito, sebutan bagi gaya tim ”Samba”. Goyangan para pemain tim ”Samba” pada Piala Dunia 1982 menjadi salah satu bukti memikatnya jogo bonito. Variasi umpan pendek dan umpan lambung dibumbui kemampuan menggiring bola disisipi atraksi juggling bola ditambah permainan terbuka membuat gaya itu sedap dipandang mata.

Mantan pelatih klub Gremio dan Corinthians ini menyatakan, mereka tidak akan meniru gaya Spanyol. ”Permainan kami selalu menyertakan penyerang dan dalam budaya Brasil, para penggemar ingin melihat mereka di lapangan,” katanya.

Yang harus dipelajari, lanjut Menezes, adalah cara menghadapi Jordi Alba dan kawan-kawan, bukan meniru gaya permainan mereka. Publik menunggu bukti janji Menezes jika kedua tim bertemu di Olimpiade 2012