DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!
Tampilkan postingan dengan label objektif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label objektif. Tampilkan semua postingan

Mahfud MD: Akil Simpan Uang di Tembok Ruang Karaok

Senin, 13 Januari 2014


Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengaku kaget karena mengetahui Akil Mochtar menyimpan uang di tembok ruang karaoke di rumah dinas Ketua MK, Jalan Widya Candra III Nomor 7, Jakarta Selatan. 

Hal itu diketahui Mahfud setelah ditanya penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memeriksanya hari ini.

"Yang mengagetkan bagi saya justru ternyata uang-uang Akil disimpan di tembok-tembok ruang karaoke saya dulu. Soalnya, saya kan dulu punya ruangan karaoke di Widya Chandra itu. Nah, sekarang tembok-temboknya itu dijadikan tempat simpan uang," kata Mahfud seusai dimintai keterangan KPK, Senin (13/1/2014) malam.

Ia menjelaskan, awalnya penyidik KPK menanyakannya apakah ia mengetahui adanya ruang karaoke di Widya Chandra. Mahfud menjawab, ruangan itu dibangun olehnya.

Menurut Mahfud, uang di balik tembok itu telah disita KPK. Namun, ia mengaku tak tahu jumlah uang yang disimpan Akil di ruang karaoke itu.

"Enggak tahu, saya enggak tanya dan enggak pengin tahu juga. Sudah tahu uangnya (Akil) lebih dari Rp 100 miliar, sudah cukup bukti," katanya.

Mahfud menyamakan Akil dengan mantan Presiden Tunisia Ben Ali yang menyimpan uang di lemari perpustakaan. "Gila itu kayak Presiden Tunisia Ben Ali. Presiden Ben Ali kan uangnya disimpan di lemari perpustakaan. Akilgitu juga, tapi di ruang karaoke," ujarnya.

Kuras Sumur, Tiga Warga Tewas

Minggu, 07 Juli 2013
Tiga warga asal Desa Semut, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur tewas bersama-sama saat menguras sumur, Minggu (7/7/2013). 

Dugaan sementara, mereka tewas akibat keracunan gas dari kubangan sumur berkedalaman 15 meter. Tiga korban yang tewas yakni Sulhan (40), Yasak (34) dan Tauhid (36). "Ketiganya tercatat masih ada hubungan keluarga," ujar Slamet, warga setempat. 

Selain tiga korban tersebut, ada satu warga lainnya yang selamat dari sumur beracun itu, yakni Mukhlis (40). Peristiwa itu bermula ketika empat korban hendak menguras sumur yang sudah dangkal milik Pak Lis, yang tak lain adalah mertua tiga korban tewas. 

Saat itu, Tauhid yang pertama kali berada di dasar sumur, tiba-tiba berteriak minta tolong. Mendengar teriakan tersebut, Yasak, Sulhan dan Mukhlis mencoba menolongnya. "Sayang, yang menolong pun juga merasa lemas, hingga akhirnya warga hanya bisa menyelamatkan Mukhlis yang paling belakang untuk masuk ke sumur," terang Slamet. 

Sedangkan dari penyelidikan kepolisian setempat menyebutkan korban sempat dilarikan ke puskesmas terdekat. Sayangnya, nyawa mereka tidak terselamatkan. Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi.

"Ya tetap nanti polisi akan melakukukan penyelidikan terkait kasus ini, termasuk meneliti kandungan racun apa dalam sumur itu," kata Aiptu Sawu Supriatna, Kepala Unit Serse Polsek Purwodadi

Jero Wacik Kumpulkan Testimoni 100 Tokoh dalam Sebuah Buku

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik meluncurkan buku berjudul "Jero Wacik di Mata 100 Tokoh", Minggu (7/7/2013) malam di Hotel Darmawangsa, Jakarta Selatan.

Buku itu merupakan wujud instrospeksinya di usianya yang ke-64 melalui testimoni dari para sahabatnya. Saat peluncuran, Jero menyampaikan bahwa buku tersebut juga berisi filosofi berpikir positif yang dianutnya sejak usia anak-anak sampai saat ini. Ia sangat terkejut karena tanggapan dari para sahabat yang dimintanya menulis sangat di luar dugaan.
"Saya surprise, ada yang menulis lima halaman bahwa ternyata persahabatan sangat tinggi dan saya akan menjaga persahabatan yang baik sampai ke depan," kata Jero.
Dalam buku setebal 322 halaman itu, sederet nama tokoh nasional ikut memberi pendapatnya mengenai Jero dalam bentuk tulisan. Tak terkecuali Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono.
Selain pimpinan negara, tokoh lain yang ikut menulis di buku itu antara lain almarhum Taufiq Kiemas, Ketua DPR RI Marzuki Alie, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Keuangan Chatib Basri, dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan

Keajaiban Air Mani Bagi Manusia

Jumat, 05 Juli 2013
Secara definisi, cairan semen atau air mani adalah cairan organik, juga dikenal sebagai seminal fluid, yang biasanya mengandung spermatozoa. Secara fisiologis, air mani disekresikan oleh gonad (kelenjar seksual) dan organ seksual lainnya dari pria atau binatang hermaprodit untuk membuahi sel telur wanita.Teknologi medis selalu menaruh perhatian dalam menentukan, memonitoring dan meningkatkan kualitas air mani. Dan beberapa studi menemukan fakta-fakta aneh yang terjadi pada air mani. 
Dilansir dari HealthMad, berikut beberapa fakta aneh seputar air mani: 

1. Air mani dapat menyebabkan alergi 
Meski jarang, tapi ada beberapa wanita yang alergi terhadap air mani. Secara medis kondisi ini disebut hipersensitivitas plasma mani manusia (seminal plasma hypersensitivity). Gejala yang ditimbulkan tergantung pada kondisi tubuh dan jumlah air mani yang masuk ke tubuh. Gejala umumnya seperti gatal, kemerahan, lepuh, bahkan kadang-kadang menyebabkan kesulitan bernapas.

2. Air mani dipercaya menjadi sumber energi potensial 
Dari perspektif sosial budaya, air mani telah dikaitkan dengan sumber energi potensial dalam pengobatan Cina dan teori Chi Kung. Menurut teori Chi Kung, energi dari tubuh dialihkan dan ditransfer ke organ seksual selama gairah seksual. Teori ini menunjukkan bahwa setelah mengeluarkan air mani, energi tertentu dari tubuh manusia juga sedang dirilis. Hal ini menjelaskan mengapa orang merasa lemah setelah melepaskan sperma.

3. Magis dari penggunaan air mani 
Dari wilayah Strickland-Bosavi, Papua Nugini, suku Etoro berpendapat bahwa air mani memberikan kematangan seksual di antara kaum muda suku tersebut. Pada praktik masa lalu, kaum muda dari suku tersebut harus minum air mani tetua suku untuk mencapai kematangan seksual.

4. Rasa air mani tergantung dari makanan yang dimakan pria 
Rasa air mani bervariasi tergantung makanan yang dikonsumsi, kebersihan dan faktor eksternal lainnya. Menurut Bodansky dalam bukunya yang berjudul To Bed or Not to Bed (2005), beberapa wanita menyukai rasa air mani tapi yang lain tidak demikian. Sebagai contoh, kafein dan daging merah membuat rasa air mani asam atau pahit.

5. Air mani sebagai obat anti depresi wanita 
Hal ini tidak terlalu mengejutkan, karena air mani mengandung beberapa hormon yang mengubah suasana hati, seperti testosteron, estrogen, hormon perangsang folikel, hormon luteinizing, prolaktin dan beberapa prostaglandin yang berbeda. Beberapa telah terdeteksi dalam darah wanita sejam setelah terkena air mani.

6. Air mani adalah nutrisi 
Hasil penelitian Johnson dan Everitt dalam bukunya Essential Reproduction (2000) mengungkapkan bahwa air mani berisi kandungan gizi yang tinggi. Dalam ejakulasi khas (kira-kira satu sendok teh), air mani sudah mengandung 150 mg protein, 11 mg karbohidrat, 6 mg lemak, 3 mg kolesterol, 7 persen US AKG kalium, tembaga dan seng.

7. Air mani tidak akan pernah habis 
Hal ini sangat dibenarkan, karena menurut para ahli pria hanya memerlukan waktu minimal 15 menit untuk menambah jumlah air mani setelah ejakulasi.

Tundukkan Malaga, Barca Pastikan El Clasico di Semifinal

Jumat, 25 Januari 2013
Barcelona menang 4-2 atas Malaga pada pertandingan leg kedua perempat final Copa del Rey di La Rosaleda, Kamis (24/1/2013). Dengan begitu, Barcelona unggul agregat 6-4 dan berhak melaju ke semifinal, tempat Real Madrid sudah menunggu.
AFP
Gelandang Barcelona, Cesc Fabregas (kiri), menggiring bola dalam kawalan gelandang Malaga, Ignacio Camacho, pada leg kedua perempat final Copa del Rey, di La Rosaleda, Kamis (24/1/2013).
Barcelona unggul lebih dulu melalui Pedro pada menit kedelapan. Lolos dari jebakan off-side, Dani Alves menggiring bola di sektor kiri pertahanan Malaga. Ia mengakhiri pergerakannya dengan melepas umpan ke tengah kotak penalti, yang disundul Pedro masuk gawang Carlos Kameni.

Joaquin mengubah kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-12. Dalam kawalan dua pemain lawan, Joaquin menerima umpan Duda di tepi kotak penalti dan kemudian melepaskan tendangan kaki kanan yang membuat bola melesat ke sudut kiri bawah gawang Jose Manuel Pinto.

Empat menit setelah turun minum, Pique memulihkan keunggulan Barcelona. Setelah mengontrol bola kiriman Andre Iniesta dengan dada di tengah kotak penalti, ia meloloskan bola ke sudut kiri gawang dengan tendangan kaki kanan.

Pada menit ke-69, Malaga kembali menyamakan kedudukan melalui Roque Santa Cruz. Memanfaatkan umpan Joaquin, Santa Cruz melepaskan tendangan kaki kanan yang membuat bola meluncur dari tengah kotak penalti ke sudut kanan bawah gawang Pinto.

Memasuki menit ke-76, Barcelona mendapatkan gol ketiga dari Iniesta. Dalam kawalan dua pemain lawan, Cesc Fabregas menggulirkan bola ke tengah kotak penalti, yang ditembakkan Iniesta ke tengah gawang tuan rumah.

Sekitar tiga menit kemudian, Barcelona memperlebar jarak menjadi 4-2, berkat gol Lionel Messi. Dengan kepalanya, ia menyundul umpan silang Dani Alves masuk gawang Kameni.

Sementara itu, laga semifinal lain akan menampilkan Sevilla dan Atletico Madrid. Sementara Sevilla masuk empat besar berkat keunggulan agregat 4-0 (0-0, 4-0) atas Zaragoza, Atletico karena unggul agregat 3-1 atas Real Betis (2-0, 1-1). 

Malaga: 1-Carlos Kameni; 2-Duarte Jesus Gamez, 3-Robson Weligton, 5-Martin Demichelis; 6-Nacho Barnola Camacho, 7-Joaquin (9-Javier Saviola 81), 16-Manuel Iturra, 17-Duda (19-Francisco Portillo 63), 18-Pereira Eliseu; 11-Sebastian Fernandez (12-Lucas Piazon 81), 24-Roque Santa Cruz

Barcelona: 13-Jose Manuel Pinto; 2-Dani Alves, 3-Gerard Piqué, 18-Jordi Alba; 4-Cesc Fábregas, 6-Xavi, 8-Andres Iniesta, 10-Lionel Messi (11-Thiago 82), 14-Javier Mascherano, 16-Sergio Busquets; 17-Pedro (9-Alexis Sanchez 87)

Pendidikan Sebagai Investasi Jangka Panjang

Kamis, 19 Juli 2012

Oleh Drs. Nurkolis, MM
Profesor Toshiko Kinosita mengemukakan bahwa sumber daya manusia Indonesia masih sangat lemah untuk mendukung perkembangan industri dan ekonomi. Penyebabnya karena pemerintah selama ini tidak pernah menempatkan pendidikan sebagai prioritas terpenting. Tidak ditempatkannya pendidikan sebagai prioritas terpenting karena masyarakat Indonesia, mulai dari yang awam hingga politisi dan pejabat pemerintah, hanya berorientasi mengejar uang untuk memperkaya diri sendiri dan tidak pernah berfikir panjang (Kompas, 24 Mei 2002).

Pendapat Guru Besar Universitas Waseda Jepang tersebut sangat menarik untuk dikaji mengingat saat ini pemerintah Indonesia mulai melirik pendidikan sebagai investasi jangka panjang, setelah selama ini pendidikan terabaikan. Salah satu indikatornya adalah telah disetujuinya oleh MPR untuk memprioritaskan anggaran pendidikan minimal 20 % dari APBN atau APBD. Langkah ini merupakan awal kesadaran pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka pangjang. Sedikitnya terdapat tiga alasan untuk memprioritaskan pendidikan sebagai investasi jangka panjang.

Pertama, pendidikan adalah alat untuk perkembangan ekonomi dan bukan sekedar pertumbuhan ekonomi. Pada praksis manajemen pendidikan modern, salah satu dari lima fungsi pendidikan adalah fungsi teknis-ekonomis baik pada tataran individual hingga tataran global. Fungsi teknis-ekonomis merujuk pada kontribusi pendidikan untuk perkembangan ekonomi. Misalnya pendidikan dapat membantu siswa untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk hidup dan berkompetisi dalam ekonomi yang kompetitif.

Secara umum terbukti bahwa semakin berpendidikan seseorang maka tingkat pendapatannya semakin baik. Hal ini dimungkinkan karena orang yang berpendidikan lebih produktif bila dibandingkan dengan yang tidak berpendidikan. Produktivitas seseorang tersebut dikarenakan dimilikinya keterampilan teknis yang diperoleh dari pendidikan. Oleh karena itu salah satu tujuan yang harus dicapai oleh pendidikan adalah mengembangkan keterampilan hidup. Inilah sebenarnya arah kurikulum berbasis kompetensi, pendidikan life skill dan broad based education yang dikembangkan di Indonesia akhir-akhir ini. Di Amerika Serikat (1992) seseorang yang berpendidikan doktor penghasilan rata-rata per tahun sebesar 55 juta dollar, master 40 juta dollar, dan sarjana 33 juta dollar. Sementara itu lulusan pendidikan lanjutan hanya berpanghasilan rata-rata 19 juta dollar per tahun. Pada tahun yang sama struktur ini juga terjadi di Indonesia. Misalnya rata-rata, antara pedesaan dan perkotaan, pendapatan per tahun lulusan universitas 3,5 juta rupiah, akademi 3 juta rupiah, SLTA 1,9 juta rupiah, dan SD hanya 1,1 juta rupiah.

Para penganut teori human capital berpendapat bahwa pendidikan adalah sebagai investasi sumber daya manusia yang memberi manfaat moneter ataupun non-moneter. Manfaat non-meneter dari pendidikan adalah diperolehnya kondisi kerja yang lebih baik, kepuasan kerja, efisiensi konsumsi, kepuasan menikmati masa pensiun dan manfaat hidup yang lebih lama karena peningkatan gizi dan kesehatan. Manfaat moneter adalah manfaat ekonomis yaitu berupa tambahan pendapatan seseorang yang telah menyelesaikan tingkat pendidikan tertentu dibandingkan dengan pendapatan lulusan pendidikan dibawahnya. (Walter W. McMahon dan Terry G. Geske, Financing Education: Overcoming Inefficiency and Inequity, USA: University of Illionis, 1982, h.121).

Sumber daya manusia yang berpendidikan akan menjadi modal utama pembangunan nasional, terutama untuk perkembangan ekonomi. Semakin banyak orang yang berpendidikan maka semakin mudah bagi suatu negara untuk membangun bangsanya. Hal ini dikarenakan telah dikuasainya keterampilan, ilmu pengetahuan dan teknologi oleh sumber daya manusianya sehingga pemerintah lebih mudah dalam menggerakkan pembangunan nasional.
Nilai

Balik Pendidikan
Kedua, investasi pendidikan memberikan nilai balik (rate of return) yang lebih tinggi dari pada investasi fisik di bidang lain. Nilai balik pendidikan adalah perbandingan antara total biaya yang dikeluarkan untuk membiayai pendidikan dengan total pendapatan yang akan diperoleh setelah seseorang lulus dan memasuki dunia kerja. Di negara-negara sedang berkembang umumnya menunjukkan nilai balik terhadap investasi pendidikan relatif lebih tinggi dari pada investasi modal fisik yaitu 20 % dibanding 15 %. Sementara itu di negara-negara maju nilai balik investasi pendidikan lebih rendah dibanding investasi modal fisik yaitu 9 % dibanding 13 %. Keadaan ini dapat dijelaskan bahwa dengan jumlah tenaga kerja terdidik yang terampil dan ahli di negara berkembang relatif lebih terbatas jumlahnya dibandingkan dengan kebutuhan sehingga tingkat upah lebih tinggi dan akan menyebabkan nilai balik terhadap pendidikan juga tinggi (Ace Suryadi, Pendidikan, Investasi SDM dan Pembangunan: Isu, Teori dan Aplikasi. Balai Pustaka: Jakarta, 1999, h.247).

Pilihan investasi pendidikan juga harus mempertimbangkan tingkatan pendidikan. Di Asia nilai balik sosial pendidikan dasar rata-rata sebesar 27 %, pendidikan menengah 15 %, dan pendidikan tinggi 13 %. Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka manfaat sosialnya semakin kecil. Jelas sekali bahwa pendidikan dasar memberikan manfaat sosial yang paling besar diantara tingkat pendidikan lainnya. Melihat kenyataan ini maka struktur alokasi pembiayaan pendidikan harus direformasi. Pada tahun 1995/1996 misalnya, alokasi biaya pendidikan dari pemerintah Indonesia untuk Sekolah Dasar Negeri per siswa paling kecil yaitu rata-rata hanya sekirat 18.000 rupiah per bulan, sementara itu biaya pendidikan per siswa di Perguruan Tinggi Negeri mendapat alokasi sebesar 66.000 rupiah per bulan. Dirjen Dikti, Satrio Sumantri Brojonegoro suatu ketika mengemukakan bahwa alokasi dana untuk pendidikan tinggi negeri 25 kali lipat dari pendidikan dasar. Hal ini menunjukkan bahwa biaya pendidikan yang lebih banyak dialokasikan pada pendidikan tinggi justru terjadi inefisiensi karena hanya menguntungkan individu dan kurang memberikan manfaat kepada masyarakat.

Reformasi alokasi biaya pendidikan ini penting dilakukan mengingat beberapa kajian yang menunjukkan bahwa mayoritas yang menikmati pendidikan di PTN adalah berasal dari masyarakat mampu. Maka model pembiayaan pendidikan selain didasarkan pada jenjang pendidikan (dasar vs tinggi) juga didasarkan pada kekuatan ekonomi siswa (miskin vs kaya). Artinya siswa di PTN yang berasal dari keluarga kaya harus dikenakan biaya pendidikan yang lebih mahal dari pada yang berasal dari keluarga miskin. Model yang ditawarkan ini sesuai dengan kritetia equity dalam pembiayaan pendidikan seperti yang digariskan Unesco.

Itulah sebabnya Profesor Kinosita menyarankan bahwa yang diperlukan di Indonesia adalah pendidikan dasar dan bukan pendidikan yang canggih. Proses pendidikan pada pendidikan dasar setidaknnya bertumpu pada empat pilar yaitu learning to know, learning to do, leraning to be dan learning live together yang dapat dicapai melalui delapan kompetensi dasar yaitu membaca, menulis, mendengar, menutur, menghitung, meneliti, menghafal dan menghayal. Anggaran pendidikan nasional seharusnya diprioritaskan untuk mengentaskan pendidikan dasar 9 tahun dan bila perlu diperluas menjadi 12 tahun. Selain itu pendidikan dasar seharusnya “benar-benar” dibebaskan dari segala beban biaya. Dikatakan “benar-benar” karena selama ini wajib belajar 9 tahun yang dicanangkan pemerintah tidaklah gratis. Apabila semua anak usia pendidikan dasar sudah terlayani mendapatkan pendidikan tanpa dipungut biaya, barulah anggaran pendidikan dialokasikan untuk pendidikan tingkat selanjutnya.
Fungsi

Non Ekonomi
Ketiga, investasi dalam bidang pendidikan memiliki banyak fungsi selain fungsi teknis-ekonomis yaitu fungsi sosial-kemanusiaan, fungsi politis, fungsi budaya, dan fungsi kependidikan. Fungsi sosial-kemanusiaan merujuk pada kontribusi pendidikan terhadap perkembangan manusia dan hubungan sosial pada berbagai tingkat sosial yang berbeda. Misalnya pada tingkat individual pendidikan membantu siswa untuk mengembangkan dirinya secara psikologis, sosial, fisik dan membantu siswa mengembangkan potensinya semaksimal mungkin (Yin Cheong Cheng, School Effectiveness and School-Based Management: A Mechanism for Development, Washington D.C: The Palmer Press, 1996, h.7).

Fungsi politis merujuk pada sumbangan pendidikan terhadap perkembangan politik pada tingkatan sosial yang berbeda. Misalnya pada tingkat individual, pendidikan membantu siswa untuk mengembangkan sikap dan keterampilan kewarganegaraan yang positif untuk melatih warganegara yang benar dan bertanggung jawab. Orang yang berpendidikan diharapkan lebih mengerti hak dan kewajibannya sehingga wawasan dan perilakunya semakin demoktratis. Selain itu orang yang berpendidikan diharapkan memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara lebih baik dibandingkan dengan yang kurang berpendidikan.

Fungsi budaya merujuk pada sumbangan pendidikan pada peralihan dan perkembangan budaya pada tingkatan sosial yang berbeda. Pada tingkat individual, pendidikan membantu siswa untuk mengembangkan kreativitasnya, kesadaran estetis serta untuk bersosialisasi dengan norma-norma, nilai-nilai dan keyakinan sosial yang baik. Orang yang berpendidikan diharapkan lebih mampu menghargai atau menghormati perbedaan dan pluralitas budaya sehingga memiliki sikap yang lebih terbuka terhadap keanekaragaman budaya. Dengan demikian semakin banyak orang yang berpendidikan diharapkan akan lebih mudah terjadinya akulturasi budaya yang selanjutnya akan terjadi integrasi budaya nasional atau regional.

Fungsi kependidikan merujuk pada sumbangan pendidikan terhadap perkembangan dan pemeliharaan pendidikan pada tingkat sosial yang berbeda. Pada tingkat individual pendidikan membantu siswa belajar cara belajar dan membantu guru cara mengajar. Orang yang berpendidikan diharapkan memiliki kesadaran untuk belajar sepanjang hayat (life long learning), selalu merasa ketinggalan informasi, ilmu pengetahuan serta teknologi sehingga terus terdorong untuk maju dan terus belajar.

Di kalangan masyarakat luas juga berlaku pendapat umum bahwa semakin berpendidikan maka makin baik status sosial seseorang dan penghormatan masyarakat terhadap orang yang berpendidikan lebih baik dari pada yang kurang berpendidikan. Orang yang berpendidikan diharapkan bisa menggunakan pemikiran-pemikirannya yang berorientasi pada kepentingan jangka panjang. Orang yang berpendidikan diharapkan tidak memiliki kecenderungan orientasi materi/uang apalagi untuk memperkaya diri sendiri.

Kesimpulan
Jelaslah bahwa investasi dalam bidang pendidikan tidak semata-mata untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi tetapi lebih luas lagi yaitu perkembangan ekonomi. Selama orde baru kita selalu bangga dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, namun pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu hancur lebur karena tidak didukung oleh adanya sumber daya manusia yang berpendidikan. Orde baru banyak melahirkan orang kaya yang tidak memiliki kejujuran dan keadilan, tetapi lebih banyak lagi melahirkan orang miskin. Akhirnya pertumbuhan ekonomi hanya dinikmati sebagian orang dan dengan tingkat ketergantungan yang amat besar.

Perkembangan ekonomi akan tercapai apabila sumber daya manusianya memiliki etika, moral, rasa tanggung jawab, rasa keadilan, jujur, serta menyadari hak dan kewajiban yang kesemuanya itu merupakan indikator hasil pendidikan yang baik. Inilah saatnya bagi negeri ini untuk merenungkan bagaimana merencanakan sebuah sistem pendidikan yang baik untuk mendukung perkembangan ekonomi. Selain itu pendidikan juga sebagai alat pemersatu bangsa yang saat ini sedang diancam perpecahan. Melalui fungsi-fungsi pendidikan di atas yaitu fungsi sosial-kemanusiaan, fungsi politis, fungsi budaya, dan fungsi kependidikan maka negeri ini dapat disatukan kembali. Dari paparan di atas tampak bahwa pendidikan adalah wahana yang amat penting dan strategis untuk perkembangan ekonomi dan integrasi bangsa. Singkatnya pendidikan adalah sebagai investasi jangka panjang yang harus menjadi pilihan utama.

Bila demikian, ke arah mana pendidikan negeri ini harus dibawa? Bagaimana merencanakan sebuah sistem pendidikan yang baik? Marilah kita renungkan bersama.
Nurkolis, Dosen Akademi Pariwisata Nusantara Jaya di Jakarta.
Sumber:http://re-searchengines.com/nurkolis5.html

Apa itu Moralitas .... ?

Rabu, 06 Juli 2011
Apa sih yang dimaksud dengan moral? Kita sering memakai kata tersebut untuk mendefiniskan sesuatu, padahal seringkali kita juga tidak dalam memahami istilah moral. Tulisan berikut sedikit banyak akan memberikan kita pemahaman terhadap moral dalam kehidupan sehari-hari.