DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

Pengaruh Manusia Dalam Lingkungan

Senin, 26 Juli 2010
Faktor linghungan baik yang biotik maupun yang abiotik, selalu mengalami perubahan. perubahan ini dapat terjadi secara tiba-tiba ataupun secara perlahan. Manusia dengan pengeta¬huannya mampu mengubah keadaan lingkungan sehingga menguntungkan dirinya. guna memenuhi kebutuhannya. Mula-mula perubahan itu dalam lingkungan yang kecil saja, pengarunyapun sangat tcrbatas. pada zaman Neolitikum, kira-kira 12000 tahun yang lalu, nenek moyang kita dari berburu kemudian memelihara hewan buruannya. Dari manusia pemburu berubah menjadi manusia pemelihara. Dari manusla "nomadis" berubah menjadi menetap. Mulailah perkembangan cara bercocok tanam.
Ekosistem yang kini terdapat di sekitar manusia merupakan suatu ekosistem yang baru diciptakan, yang sesuai dengan kebutuhan manusia. Suatu ekosistem manusia penuh dengan beranekaragam tumbuhan dan hewan yang ditanam dan dipeliha¬ranya. Mula-mula, pengaruh manusia terhadap lingkungannya dan keseleraannya ini tidaklah terlalu besar, alam masih sanggup membuat keseimbangan baru akibat perubahan yang dibuat oleh manusia. Namun, apa yang terjadi kemudian sangatlah mence¬maskan kita semua. Manusia, karena evolusi kebudayaannya melahirkan ilmu dan teknologi yang terkadang sekalipun belum dikuasai sepenuhnya telah digunakan secara luas, bukanlah hal yang mustahil justru menghancurkan kemampuan alam untuk memulihkan diri. Akibatnya, lingkungan tidak dapat lagi men¬dukung kehidupan, dan akhirnya berhenti pula manusia sebagai penduduk bumi. .
Dengan ilmu dan teknologi, kenmampuan manusia untuk mengubah lingkungan semakin besar. Mulailah manusia melepaskan diri dari ketergantungan pada alam sekitarnya. Di lain pihak kemajuan dalam bidang kebudayaan telah pula menambah ke¬butuhan manusia. Mencari makan bukan sekadar penawar lapar, dan berpakaian bukan sekadar untuk melindungi tubuh dari panas dan dingin. melainkan ingin menikmatinya, ingin yang indah-indah. Alat rumah tangga semakin bermacam-macam. Semua ini diciptakan demi kesenangan manusia. Diciptakan pula berbagai jenis alat angkutan untuk memudahkan kehidupan. Di¬galinya berbagai jenis barang tambang. dibangunnya berbagai bendungan, pusat tenaga listrik untuk memudahkan hidup rna¬nusia. Dibakarnya beribu-ribu bensin, batu bara untuk mengge¬rakkan pabrik dan alat transportasinya. Pendek kata, intervensi manusia terhadap lingkungan terhadap ekosistem semakin dalam dan rumit, semuanya itu demi kesenangannya. Semakin tinggi kualitas lingkungan bagi dirinya, jumlahnya pun semakin meningkat Terlihat bahwa populasi manusia yang berkembang dengan pesat ini, didampingi oleh perubahan lingkungan yang terus-menerus, akhirnya perlu mendapatkan perhatian dan tindakan bersama yang terencana dan terkoordinasi sehingga janganlah sampai menjurus ke arah yang dapat membahayakan kelangsungan hidup manusia itu sendiri.

0 komentar:

Poskan Komentar