DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

Nadia Ditemukan Sehat

Jumat, 04 November 2011

KOMPAS.com — Tim Bunuh Culik Polda Metro Jaya berhasil menemukan Nadia Dwi Rahma dalam keadaan sehat di Semarang, Kamis (3/11/2011) malam ini.

"Besok kami akan kembali ke Jakarta pakai Lion Air pukul 06.30 dari Semarang," kata Ketua Tim Bunuh Culik Ajun Komisaris Budi Hermanto, sekitar pukul 23.00.

Budi tidak menjelaskan secara rinci kondisi Nadia saat berjumpa dengan empat anggotanya.

"Dia datang ke sini sendiri, enggak dipaksa siapa pun," katanya.

Budi mengatakan, penjelasan tentang ditemukannya Nadia akan diberikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Gatot Edy Pramono, Jumat besok.
Kamis, 03 November 2011

Keberadaan benda aneh dalam tubuh Syafira (3) sebenarnya sudah diketahui sejak sekitar enam bulan silam. Kala itu, keluarga Syafira masih tinggal di Soppeng, Sulawesi Selatan. Namun, karena tidak ada biaya, sang ibu menunda pengobatan Syafira sambil menunggu bantuan Jamkesda.

"Saya sendiri kaget setelah melihat persis paku yang dulu saya sempat keluarkan di Soppeng enam bulan lalu. Saya berharap, anak saya lekas sembuh. Saya tidak akan melepaskan pantauan terhadap anak saya sedetik pun," kata Ibu Syarifa, Selasa (2/11/2011) kemarin.

Informasi lainnya, paku-paku tersebut diduga sengaja dimasukkan. Pasalnya, pihak rumah sakit memastikan paku-paku tersebut adalah paku asli dan tidak mungkin tumbuh dengan sendirinya dalam tubuh Syafira.

Kecurigaan kian jelas setelah tim medis menemukan bekas luka yang sudah tertutup daging pada bagian betis sebelah kanan Syafira. Bekas luka itu sudah membentuk saluran menyerupai pipa. Dari saluran bekas luka inilah, dokter menduga paku-paku tersebut dimasukkan dengan sengaja.

"Secara medis, tidak mungkin paku itu tumbuh dalam tubuh manusia. Proses masuknya justru sementara kita lacak karena kita juga menemukan adanya paku yang baru dimasukkan. Dugaan ini muncul setelah tim menemukan bekas luka pada betis Syafira. Persoalan apakah ini tindak kriminal atau magis, kami tidak tahu," ujar ahli bedah RSUD Andi Makkasau, dr Kamaruddin Said. KOMPAS.com

VIVAnews - Nadia Dwi Rahma, mahasiswi Trisakti yang hilang sejak 24 Oktober 2011 lalu, sempat terlihat berada di Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara. Saat itu, Nadia diduga kuat sedang bersama dengan pria.

Pengakuan itu terlontar dari teman Nadia yang telah diperiksa penyidik Polda Metro Jaya kemarin. Pada 31 Oktober 2011, dia sempat melihat dan memanggil Nadia, tetapi tidak direspons. Siapa teman lelaki yang bersama Nadia, tidak diketahui secara pasti.

"Saat dipanggil, korban tidak merespons. Temannya juga tidak mengenal laki-laki yang bersama Nadia," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Baharudin Djafar, Kamis 3 November 2011.

Tiga hari sebelum hilang, lanjut Baharudin, teman kampusnya juga sempat bertemu dengan Nadia di sebuah Apartemen di Jakarta. Nadia mengaku mau menemui keluarganya yang tinggal di apartemen itu.

Ternyata, setelah dikonfirmasi polisi kepada kedua orangtuanya, mereka tidak punya keluarga yang menetap di apartemen tempat Nadia berkunjung.

"Tentu semua informasi yang kami dapat ini akan dikaitkan satu dengan lainnya, sehingga dengan begitu kami bisa mendapatkan rangkaian untuk mengetahui kemana sebenarnya korban pergi," kata Baharudin.

Tim penyidik Polda Metro Jaya terus menggali informasi terbaru yang ada kaitannya dengan Nadia. Petugas juga sudah mendatangi kampus dan teman-teman Nadia. "Tentunya tim penyidik melakukan penyelidikan dengan taktik yang sesuai prosedur," kata dia.

Seperti diberitakan, Nadia dipastikan pergi dari rumah di Kompleks Galaxy, Jalan Pulosirih Timur 4 CB/08, RT 05 RW 13, Pekayon, Kota Bekasi, sejak 24 Oktober 2011. Kepada kakaknya, Dimas Pratama, Nadia mengaku ingin ke kampus. Tapi sejak itu dia tidak kembali.

Mahasiswi semester sembilan di Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti itu terakhir terlihat keluar dari rumah sekitar pukul 09.00 WIB. Keluarga kemudian melaporkan kejadian ini pada 26 Oktober 2011. Laporan ini diberi nomor TBL/16610/IX/2011/PMJ/Ditreskrimum.

Menurut keterangan sang ayah, Tri Wahyudi, meski terlihat tertutup, tapi Nadia tidak pernah punya masalah saat pergi meninggalkan rumah. Sehari sebelum pergi, Nadia sempat diberi uang kuliah. Tapi belakangan diketahui uang tersebut belum dibayarkan. (adi)

Berikut Hasil Liga Champions

Grup A
Bayern Muenchen 3-2 Napoli

Mario Gomez 17, 23, 42; Federico Fernandez 45, 79

Villarreal 0-3 Manchester City
Yaya Toure 30, 71, Mario Balotelli 45 (pen)

Klasemen (posisi-tim-main-menang-seri-kalah-memasukkan-kemasukan-selisih gol-poin)

1 Bayern Muenchen 4 3 1 0 8 3 5 10
2 Manchester City 4 2 1 1 6 4 2 7
3 Napoli 4 1 2 1 6 5 1 5
4 Villarreal 4 0 0 4 1 9 -8 0

Grup B
Inter Milan 2-1 Lille

Walter Samuel 18, Diego Milito 65; Tulio De Melo 83

Trabzonspor 0-0 CSKA Moskwa

Klasemen

1 Inter Milan 4 3 0 1 6 4 2 9
2 CSKA Moskwa 4 1 2 1 7 5 2 5
3 Trabzonspor 4 1 2 1 2 4 -2 5
4 Lille 4 0 2 2 4 6 -2 2

Grup C
Benfica 1-1 FC Basel
Rodrigo 4; Benjamin Huggel 64

Manchester United 2-0 Otelul Galati
Antonio Valencia 8, Wayne Rooney 87

Klasemen

1 Manchester United 4 2 2 0 8 4 4 8
2 Benfica 4 2 2 0 5 2 3 8
3 Basel 4 1 2 1 6 7 -1 5
4 Otelul Galati 4 0 0 4 1 7 -6 0

Grup D
Ajax Amsterdam 4-0 Dinamo Zagreb
Gregory Van Der Wiel 20, Miralem Sulejmani 25, Siem De Jong 65, Nicolas Lodeiro 90

Lyon 0-2 Real Madrid
Cristiano Ronaldo 24, 69 (pen)

Klasemen

1 Real Madrid 4 4 0 0 10 0 10 12
2 Ajax 4 2 1 1 6 3 3 7
3 Lyon 4 1 1 2 2 6 -4 4
4 Dinamo Zagreb 4 0 0 4 0 9 -9 0

Berikut Jadwal Laga Sepak Bola Sea Games

KOMPAS.com - Dalam jadwal yang dirilis oleh Indonesia SEA Games Organizing Committee (InaSOC) setelah pengambilan undian, pertandingan cabang sepak bola Grup A SEA Games XXVI dimulai pada tanggal 9 November 2011 dengan laga pembuka antara Singapura dan Malaysia pada pukul 16.00 dan dilanjutkan laga antara tuan rumah Indonesia dan Kamboja pada pukul 19.00. Namun, jadwal ini direvisi pekan lalu.

Jadwal delapan laga awal pertama di Grup A dimajukan. Laga pembuka yang dijadwalkan pada tanggal 9 November dimajukan ke awal pekan depan, Senin (7/11/2011). Menurut informasi yang diterima, jadwal Grup A disesuaikan agar tidak tabrakan dengan jadwal laga babak kualifikasi praPiala Dunia 2014 Grup E Zona Asia antara Timnas Senior Indonesia dan Iran pada tanggal 15 November yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Penyesuaian dilakukan karena seluruh laga di Grup A digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Sementara itu, laga Grup B yang digelar antara tanggal 13-15 November tidak berubah karena akan dilakukan di Stadion Lebak Bulus.

Sementara itu, kepastian informasi penjualan tiket masih belum diperoleh dari INASOC sebagai panitia penyelenggara SEA Games XXVI.

Jadwal Sepakbola SEA Games XXVI: Babak Penyisihan Grup A digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno

Senin, 7 November 2011, Singapura vs Malaysia (16.00), Indonesia vs Kamboja (19.00)

Rabu, 9 November 2011, Malaysia vs Thailand (16.00), Kamboja vs Singapura (19.00)

Jumat, 11 November 2011, Thailand vs Kamboja (16.00), Singapura vs Indonesia (19.00)

Minggu, 13 November 2011, Malaysia vs Kamboja (16.00), Indonesia vs Thailand (19.00)

Kamis, 17 November 2011, Thailand vs Singapura (16.00), Indonesia vs Malaysia (19.00)

Babak penyisihan Grup B bertempat di Stadion Lebak Bulus dan Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Kamis, 3 November 2011, Vietnam vs Filipina (16.00), Laos vs Myanmar (19.00) di Gelora Bung Karno.

Sabtu, 5 November 2011, Brunei vs Timor Leste (16.00), Myanmar vs Vietnam (19.00) di Gelora Bung Karno.

Senin, 7 November 2011, Timor Leste vs Filipina (16.00), Laos vs Brunei (19.00) di Stadion Lebak Bulus.

Rabu, 9 November 2011, Myanmar vs Brunei (16.00), Vietnam vs Timor Leste (19.00) di Stadion Lebak Bulus.

Jumat, 11 November 2011, Filipina vs Laos (16.00), Brunei vs Vietnam (19.00) di Stadion Lebak Bulus.

Minggu, 13 November 2011, Filipina vs Myanmar (16.00), Timor Leste vs Laos (19.00) di Stadion Lebak Bulus.

Selasa, 15 November 2011, Myanmar vs Timor Leste (16.00), Filipina vs Brunei (19.00) di Stadion Lebak Bulus.

Kamis, 17 November 2011, Laos vs Vietnam (16.00) di Stadion Lebak Bulus.

Sementara itu, babak lanjutan diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno:

Sabtu, 19 November 2011 Pemenang Grup A vs Runner-up Grup B (16.00) Pemenang Grup B vs Runner-up Grup A (19.00).

Senin, 21 November 2011 Kalah vs kalah (16.00) Pemenang vs pemenang (19.00).

Dua Lokasi Sea Games Kebanjiran


Dua venue SEA Games yang terletak di dalam kawasan Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, yaitu lintasan sepeda BMX di Pantai Carnaval, dan cabang olahraga layar di Pantai Marina, belum sempurna.


Temuan tersebut terungkap saat Walikota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono, mengunjungi enam venue yang berada di wilayah Jakarta Utara, Kamis 3 November 2011. "Perlintasan berupa tanah yang dibuat bergelombang itu, becek dan lengket karena terguyur hujan," ucapnya.

Kemudian 15 tenda untuk cabang olahraga layar yang berada di Marina, belum dialiri listrik dan air. "Tenda ini berfungsi untuk peristirahatan, ganti baju, dan transit para atlet layar. Akibatnya, pendingin udara di tenda belum bisa berfungsi," jelasnya.

Selain itu, ruang shower untuk berbilas para atlet layar tergenang air, karena lubang pembuangan air tersumbat oleh pasir. "Saya berharap pihak pengelola Ancol ikut menangani venue yang berada di kawasan Ancol," tambah dia.

Bambang mengaku kunjungannya ini bukan bermaksud untuk mencampuri pelaksanaan SEA Games. "Namun, sesuai perintah gubernur, setiap walikota melihat langsung kesiapan venue SEA Games di wilayahnya, baik itu di dalam maupun di luar," terangnya.

Selama SEA Games berlangsung, penyelenggara telah menetapkan destinasi untuk city tour para atlet. Untuk wilayah Jakarta Utara, di Pasar Pagi Mangga Dua dan kawasan wisata Ancol Taman Impian. VivaNews

Kualitas SDM Indonesia ada di Bawah Malaysia

Warga miskin di balik gedung-gedung menjulang Jakarta (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews - Badan Pembangunan Perserikatan Bangsa Bangsa (United Nation Development Program, UNDP) merilis Indeks Pembangunan Manusia atau Human Development Index dari 182 negara, Rabu, 2 November 2011.

Dalam laporan itu, Indeks Pembangunan Manusia Indonesia ternyata hanya 0,617. Ini artinya Indonesia berada di peringkat 124 dari 187 negara. Peringkat ini jauh tertinggal dari Malaysia yang berada pada posisi 61 dunia dengan angka 0.761.

Peringkat Indonesia juga tercatat berada di bawah rata-rata kawasan Asia Timur dan Pasifik, yaitu 0,671, Indeks Malaysia berada di atasnya.

Indonesia tertinggal di hampir semua sektor dibanding Malaysia.

Untuk indeks kesehatan, yang diukur dari angka harapan hidup, Indonesia berada di angka 69,4 tahun sedangkan Malaysia 74,2 tahun. Begitu pula dengan indeks pendidikan, yaitu angka harapan rata-rata tahun sekolah. Indonesia hanya 0.584, sementara Malaysia 0.730.

Dari sisi penghasilan, pendapatan per kapita Indonesia baru sekitar US$3.716, sedangkan Malaysia hampir empat kali lipat lebih besar, yakni US$13.685.

Indonesia juga masih tertinggal soal keberlanjutan ekonomi (sustainability) yang diukur berdasarkan jumlah tabungan bersih. Indonesia hanya 11.0 sedangkan Malaysia di 15.4.

Indonesia cuma unggul dalam hal indeks ketidaksetaraan gender dan jumlah populasi. Indeks ketidaksetaraan gender Indonesia 0,505 sedangkan Malaysia 0,286. Untuk populasi, Indonesia saat ini sudah memiliki 242.325.000 penduduk, sementara Malaysia hanya 28.859.200.

Untuk indeks ketidaksetaraan gender, Indonesia berada pada angka 0.504 dan untuk indeks kemiskinan multidimensional 0.095 persen. Untuk kedua ukuran ini UNDP tidak memiliki data untuk Malaysia.

Kabar baiknya, dari tahun ke tahun, Indeks Pembangunan Manusia Indonesia mengalami peningkatan, meskipun tipis. Human Development Index Indonesia pada 2011 berada pada angka 0,617, naik dari skor 2005 yaitu 0,572 dan indeks tahun 2000 yakni 0,543.

Toh demikian, angkanya masih jauh di bawah rata-rata negara lain di kawasan.

Malaysia saat ini berada di angka 0.761, meningkat dari angka 2005 sebesar 0,738 dan tahun 2000 yakni 0.705. Singapura lebih tinggi lagi--saat ini 0,866, tahun 2005: 0,835, dan pada 2000: 0,801.

Yang memiriskan, Indonesia juga berada di bawa rata-rata Human Development Index dunia yang saat ini telah mencapai angka 0,682--pada tahun 2005 adalah 0,660 dan tahun 2000 sebesar 0,634. Di kawasan Asia Timur dan Pasifik, Human Development Index rata-rata saat ini berada pada angka 0,671, meningkat dibanding tahun 2005 yang 0,622 dan tahun 2000 di angka 0,581.