DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!
Tampilkan postingan dengan label bulutangkis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bulutangkis. Tampilkan semua postingan

Pesawat Tenaga Surya Terbesar Tuntaskan Misi Seberangi AS

Minggu, 07 Juli 2013

Pesawat uji coba bertenaga surya, Solar Impulse HB-SIA, berhasil mendarat di Bandara JFK, New York, Amerika Serikat, setelah menyelesaikan perjalanan terakhir menyeberangi AS. Pesawat berangkat pada Sabtu (6/7/2013) pukul 04.56 dari Washington DC dan mendarat pada Minggu (7/7/2013) sekitar pukul 23.15.
Perjalanan melintasi benua Amerika itu mulai di San Francisco pada awal Mei dengan kecepatan tertinggi 70 km/jam. Dalam perjalanannya, pesawat berawak itu singgah di Phoenix, Arizona, Dallas, Texas, dan St Louis, Missouri.
Solar Impulse HB-SIA memiliki lebar sayap yang sama dengan Airbus A340, tetapi hanya berbobot 1,6 ton. Bandingkan dengan A340 yang berbobot sekitar 370 ton.
Sayap dan ekor pesawat tersebut dilengkapi dengan hampir 12.000 sel surya. Energi yang dihasilkan digunakan untuk menggerakkan empat baling-baling dan mengisi ulang baterai lithium-ion seberat 400 kg untuk penerbangan malam hari. Pesawat ini diklaim sebagai pesawat bertenaga surya pertama yang mampu terbang pada siang dan malam hari dalam perjalanan mengarungi AS.
Pilot Andre Borschberg dan rekannya Bertrand Piccard secara bergantian menerbangkan pesawat dengan kursi tunggal tungal tersebut. Setiap penerbangan dirancang agar dapat dilakukan selama kurang dari 24 jam.
"Kami mengatur begitu banyak hal agar membuatnya layak, untuk mengintegrasikan sebuah pesawat eksperimental seperti Solar Impulse di lalu lintas udara tersibuk di dunia, terbang dari Washington ke Kennedy (bandara) itu sangat sulit," kata Borschberg kepada BBC.
Perjalanan bertajuk Accross America ini merupakan proyek terakhir pesawat prototipe HB-SIA. Piccard dan Borschberg berencana menyelesaikan penerbangan lain dengan pesawat yang lebih besar dan dengan dua kursi, HB-SIB, untuk terbang mengelilingi dunia pada musim semi 2015

Hendra Selalu Ingatkan Ahsan Untuk Kontrol Emosi


Pemain ganda putera Hendra Setiawan berpendapat pasangannya di nomor ganda, Mohammad Ahsan, mempunyai mental kuat dan kemauan gigih sehingga itu menjadi suatu kekuatan komplit.

"Ahsan pemain yang memiliki mental kuat dan kemauan gigih. Itu akan menjadi suatu kekuatan komplit yang saling melengkapi satu sama lain," ujar Hendra Setiawan setelah acara penyerahan bonus Rp119 juta di Taufik Hidayat Arena, Jakarta, Minggu.

Meskipun demikian, ia mengatakan, Ahsan kurang sabar dan harus mengontrol emosi lagi karena kalau tidak dikontrol itu akan mempengaruhi permainan.  "Saya selalu ingatkan Ahsan untuk kontrol emosinya, tidak usah buru-buru harus sabar sedikit saat bertanding," ujar Hendra.

Dalam kesempatan yang sama, ketika ditanya mengenai Hendra, Ahsan mengatakan bahwa pasangannya di ganda putra Indonesia telah merebut berbagai gelar seperti Olimpiade Beijing 2008 dan Kejuaraan Dunia 2007 di Malaysia. "Jujur saya grogi berpasangan dengan Hendra karena  dia sudah menjuarai berbagai gelar baik itu olimpiade dan kejuaraan dunia," ujar dia.

Ketika disinggung mengenai persiapan Kejuaraan Dunia 2013, Guangzhou, China, pada 5 hingga 11 Agustus, Ahsan mengatakan dirinya bersama Hendra hanya fokus pada turnamen tersebut. "Persiapan tidak ada yang berbeda, terus latihan, bekerja keras, dan disiplin. Kami fokus pada event itu saja," kata dia.
   
Terkait peluang mereka di Kejuaraan Dunia 2013, Hendra menjelaskan kekuatan ganda dunia saat ini semuanya merata sehingga tak bisa dianggap remeh lawan sejak babak pertama."Jadi, tiap bertanding kami anggap peluang kami 50-50. Strategi yang dipakai nantinya, kami seperti biasa menyerang dulu, siapa yang lebih siap tentu akan menjadi pemenang. Namun, strategi bisa berubah disesuaikan dengan kekuatan lawan, " kata Hendra.
    
Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, saat ini menduduki peringkat enam dunia dari sebelumnya di posisi tujuh. Peringkat mereka naik setelah berhasil menjuarai Indonesia Terbuka dan Singapura Terbuka. Pada kedua turnamen tersebut, Ahsan/Hendra menundukkan pasangan nomor satu dunia, Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae dari Korea Selatan