DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

ISLAM DI SPANYOL DAN PENGARUHNYA TERHADAP RENAISANS Di EROPA

Sabtu, 18 Desember 2010
A. MASUKNYA ISLAM KE SPANYOL
Sebagaimana di sebutkan dalam bab iii, spanyol di duduki umat islam pada zaman kholifah al-walid (705-715 M) yang dalam proses penaklukannya spanyol terdapat tiga pahlawan islam yang dapar di katakan paling berjasa memimpin satuan pasukan-pasukan kesana. Mereka adalah Thariq ibnu Malik, thariq ibnu Ziyad, dan Musa ibnu Nushair. Dan gelombang perluasan wilayah berikutnya muncul pada masa pemerintahan kholifah umar ibnu abdul aziz tahun 99 H/717 M. kali ini sasaran di tujukan untuk menguasai daerah sekitar pegunungan pyrenia dan prancis selatan
Kemenangan-kemenangan yang di capai islam nampak begitu mudah hal itu dapat di pisahkan dari adanya faktor eksternal dan internal yang menguntungkan. Dan yang di maksud dengan faktor eksternal adalah suatu kondisi yang terdapat di dalam negeri spanyol sendiri, adapun yang di maksud dengan faktor internal adalah suatu kondisi yang terdapat dalam tubuh penguwasa tokoh-tokoh perjuangan dan para prajurit islam yang terlibat dalam penaklukan wilayah spanyol

B. PERKEMBANGAN ISLAM DI SPANYOL
Islam memainkan peranan yang sangat. Masa itu berlangsung lebih dari tujuh setengah abad yang di bagi menjadi enam periode yaitu:
1) Periode pertama. (711-755 M)
Pada priode ini, spanyol berada di bawah pemerintahan para wali yang di angkat oleh kholifah bani umaroh yang berpusat di damaskus. Dalam periode ini islam spanyol belum memasuki kegiatan pembangunan di bidang peradapan dan kebudayaan dan periode ini berakhir dengan datangnya Abd Al-Rahman Al-Dakhir ke spanyol pada tahun 138 H/755 M.
2) Periode kedua. (755-912 M)
Pada periode ini, spanyol berada di bawah pemerintahan yang bergelar amir tetapi tidak tunduk kepada pusat pemerintahan islam yang ketika itu di pegang oleh Khalifah Abbasriah di baghdad
3) Periode ketiga. (212-1013 M)
Periode ini berlangsung melalui pemerintahan Abd Al-Rahman yang bergelar ”An-Nasr ’’sampai mnculnya raja raja kelompok yang di sebut dengan sebutan muluk al-thawaif.
4) Periode ke empat (1013-1086 m)
Pada periode ini, spanyol terpecah menjadi lebih dari tigga puluh negara kecil di bawah pemerintahan rqaja raja golongan atau al-mulukuth-thawaif.
5) Periode ke lima. (1068-1248 M)
Pada periode ini, spanyol islam memiliki satu kekuasaan yang dominan, yaitu kekuasaan dinasti murobithun (1086-1143 M) dan dinasti muwahhidun (1146-1235 M)
6) Periode ke enam. (1248-1492 M)
Pada periode ini islam hanya berkuasa di daerah ghanada, di bawah dinasti Bani Ahmar (1232-1492 M)

C. KEMAJUAN PERADABAN
1. kemajuan intelektual
spanyol adalah negeri yang subur, kesuburan itu mendatangkan penghasilan ekonomi yang tinggi dan pada gilirannya banyak menghasilkan pemikir:
a. filsafat
b. saens
c. fiqih
d. musik dan kesenian
e. bahasa dan sastra

2. kemegahan pembangunan fisik
pembangunan fisik yang paling menonjol adalah gedung seperti pembangunan kota, istana, masjid, kemudian dan taman-taman di antara pembangunan yang megah adalah masjid cordova, kota al-zahra. Istana jo’fariyah di sarogosa, tembok taledo, istana al-makmun, masjid seville, dan istana al-hamra di granada.
3. faktor-faktor mendukung kemajuan
spanyol islam, kemajuan sangat di tentukan oleh adanya penguasa-penguasa yang kuat dan yang berwibawa yang mampu mempersatukan kekuatan-kekuatan umat islam.

D. PENYEBAB KEMUNDURAN DAN KEHANCURAN
1. konflik islam dengan kristen
2. tidak adanya idiologi pemersatu
3. kesulitan ekonomi
4. tidak jelas sistem peralihan kekuasaan
5. keterpencilan

E. PENGARUH PERADABAN SPANYOL ISLAM DI EROPA
Kemajuan eropa yang terus berkembang hingga saat ini banyak berhutang budi kepada khazanah ilmu pengetahuan yang paling utama bagi eropa penyerap peradaban islam, baik dalam bentuk hubungan politik, sosial, maupun perekonomian dan peradaban antar negara.


TANGGAPAN
Saya setuju dengan paparan di atas bahwa islam di spanyol sangat berpengaruh terhadap RENAISANS di eropa baik dalam politi, dan bahkan dalam bidang pengetahuan dan tekhnologi, karena dengan kemajuan dalam bidang ilmu dan tekhnologi itulah yang mendukung keberhasilan politiknya sehingga kemajuan-kemajuan eropa ini tidak bisa di pisahkan dengan pemerintahan islam di spanyol. Dan islam spanyol di eropa banyak menimba ilmu, pada periode klasik, ketika islam mencapai masa keemasannya spanyol merupakan pusat peradaban islam yang sangat penting menyaingi baghdad di timur. Ketika itu orang-orang eropa kristen banyak belajar di perguruan tinggi islam di sana. Islam menjadi “guru orang eropa”. Karena itu kehadiran islam di spanyol banyak menarik perhatian para sejarawan dan dengan masuknya islam di spanyol banyak sekali kemajuan-kemajuan peradaban yang di capai misalnya saja kemajuan intelektul seperti: filsafa, sains, fiqih, musik dan kesenian, serta bahasa dan sastra bahkan bukan hanya kemajuan intelektual saja tapi kemajuan pembangunan fisik misalnya: cordova dan gradana yang semakin mendukung kemajuan islam di spanyol walaupun memang pada periode pertama masih banyak gannguan dan ketidak ke stabilan politik bahkan pada periode ke dua dan ke tiga pun masih banyak juga gangguan, tetapi islam tetap mampu meraih kemajuan dan kejayaan yang cemerlang sehingga banyak sekali pengaruh peradaban islam di spanyol terhadap eropa misalnya saja dalam pemikiran Ibnu Rusd.
Walaupun islam akhirnya terusir dari negeri spanyol dengan cara yang sangat kejam, tetapi telah memerangi gerakan penting di eropa misalnya gerakan inforamasi pada abad ke 16 M, rasionalisme pada abad ke 17 M, dan pencerahan pada abad ke 18 M yang mampu membangkitkan kembali kebudayaan yunani klasik pada abad ke 14 M yang bermula di italy.

0 komentar:

Poskan Komentar