DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

MENCARI KEBENARAN AGAMA

Sabtu, 18 Desember 2010
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

setelah kami teliti skarang adlah marak-maraknya di dunia ini manusia mempertentangkan dan mempermasalahkan tentang perdebatan dalam mencari kebenaran agama islam. Maka dari kami kelompok 1 akan mencoba untuk mengangkat sebuah tema yang berjudul ”MENCARI KEBENARAN ISLAM” oleh karena itu semoga makalah yang berjudul diatas dapat berguna dan bermamfaat bagi kita semua, khusus umat islam di dunia ini

B. RUMUSAN MASALAH

1. Bagaimana untuk mengetahui mencari kebenaran agama.
2. membandingkan agama Islam dengan agama yang lain
3. Bukti kebenaran agama islam

C. TUJUAN MASALAH

1. Untuk mengetahui mencari kebenaran agama
2. Untuk mengetahui mencari pembohongan kebenaran agama islam dengan agama yang lain
3. Untuk mengetahui bukti kebenaran

















BAB II
PEMBAHASAN

MENCARI KEBENARAN AGAMA

A. Agama menurut akal yang logis

dalam kelid yang serba modern ini untuk membenarkan suatu agama itu sangat sulit sehingga membutuhkan bukti-bukti yang diterima oleh rasio kita sehingga tidak menimbukan kontrofersial dlam memikirkan agama itu, terutama didalam firman tuhannya. Seperti halnya firman tuhan didalam kitab injil yang di terangkan dalam surat konrintus ayat pertama : dari paolusyang oleh kehendak Allah dipanggil injo rasul kristen yesus, dan dari sustenes, saudara kita. Dan ayat ke dua jamaat Allah yang di karintus yaitu mereka yang di kuduskan menjadi orang-orang kudusdengan semua orang di segala tempat, yang berseru kepada tuhan kita kristus yaitu mereka dan tuhan kita.
Menanggapi bunyi ayat tersebut, ayatpertama dengan yang ke dua sangat mengacu pada bukti jauh dari rasio sehat kita, karena disana pada ayat oertama dari paulos,yesus di panggil dan sebagairasu, dan dari sostener dia sausara kita sedangkan menurut yang ke dua dia diserukan sebagai tuha. Selai ayat pertama dan ke dua itu kontrofersi juga tidak bisa di jadikan pedoman buktiyang logis karena dalam keterangan yesus manusia akan tetapi tuhan, itu merupakan hal yang perlu di tentang karena tuhan yng mereka maksud adalah manusia, sedangkan tuhan itu pasti berbeda
Agama itu sesungguhnya suatu perkara yang primer bagi kehdupan kita sehingga kita lebih hati-hati memilihnya langkah itu sangat dibutuhkan untuk mencari kebenarannya :
 langkah pertama yaitu kita harus nilai dari segi tuhannya , contoh dalam islam tuhan itu tunggal dan tidak sama dengan mahluknya , itu merupakan alasan yang sangat logis dan bisa terbuti kebenarannya
 Langaakah ke dua ketika kita membandingkan alasan umat kristen bahwa tuhan itu punya anak itu sangat tidak di benarkan dan buku ini bisa dikatakan tidak ada sebab seandainya tuhan itu punya anak dia pasti konflik dakam mencitakan sesuatu, sedangkan realitanya tidak bahkan kehidupan ini berjalan dengan sempurna
Bukti Kebenaran Islam
Bagi orang yang soak lahir dalam lingkungan islam, mungkin sudah yakin akan kebenaran islam tetapi bagi orang yang sejak lahir dididik dengan ajaran selain islam dan belum memahami islam yang benar tentu belum yakin akan kebenaran islam apalagi jika islam yang dilihatnya adalah yang sudah menyimpang dari awalnya. Ada orang yang hanya butuh satu bukti untuk meyakini kebenaran islam, ada orang yang butuh banyak bukti untuk meyakini kebenaran islam, ada yang telah ditunjukkan hampir semua bukti namun tidak mau mengikuti, tergantung ketulusannya dalam menerima petunjuk kebenaran.
Ada orang yang masuk islam karena metihat kejelasan konsep ketuhanan dalam islam. Ada yang masuk islam karena melihat salah satu mukjizat sains dari Al-Qur'an. Ada yang masuk islam karena melihat keindahan salah satu ajaran islam. Ada yang masuk islam karena melihat keseluruhan ajaran islam yang indah dan sempurna.
Beberapa garis besar:
1. Sesuai fitrah manusia/alami. Mengajarkan kebenaran dan kebaikan yang lengkap, sempurna, menyeluruh dan indah. Melarang segala kejahatan.
2. A1 Quran sebagai mukjizat: 1) Keindahan sastranya. 2) Isinya yang tidak saling bertentangan 31) Kebenaran berita-berita yang di kabarkannya. 4) Mukjizat sains bagi kita yang hidup di zaman sains. 5) Banyaknya para penghafal Al Quran hingga sekarang.
3. Terjaganya keotentikannya. Jika kita ingin menelusuri keotentikan ajaran islam hingga kita benar ¬benar yakin bahwa itu adalah islam yang diajarkan dan dipraktekkan oleh nabi, niscaya kita dapat melakukarmya.
Point pertama belum tentu kita lihat jika mengacu pada islam yang dipraktekkan beberapa banyak ummat islam pada zaman ini tetapi kita harus mengacu pada islam yang asli, yang belum dirubah-rubah, belum ditambah-tambahi atau dikurang-kurangi. Jika kita telah memahami ajaran islam yang asli niscaya kita akan memahami point pertama di atas, tentunya dengan bimbingan para ulama yang konsisten dalam menjaga keaslian ajaran islam.
Beberapa point di atas hanya beberapa garis besamya, sedangkan untnk menjelaskan secara lengkap akan sangat panjang sebagaimana menjelaskan keseluruhan ajaran islam yang murni dan menjelaskan kesalahan ajaran menyimpang yang mengatasnamakan islam. Namun akan kita coba membahasnya secara ringkas.
Pertama, Islam adalah ajaran yang sesuai fitrah atau alami, akan dapat kita lihat jika kita mempelajari ajaran islam yang asli, islam melindungi agama yang benar, melindungi jiwa/ nyawa, melindungi harta, dan melindungi kehormatan. Islam telah menjelaskan segala aspek kebenaran dan kebaikan yang akan mengantarkan pada kebahagiaan hakiki di dunia dan akhirat, dan juga telah menjelaskan bahaya segala aspek kesalahan dan kejahatan yang membuat kesengsaraan dunia dan akhirat.
Sebagai contoh adalah tauhid, petintah terbesar dalam islam dan tidak ada agama lain yang mengajarkan tauhid. Tauhid adalah menunggalkan Allah dalam hal ibadah, yakni kita beribadah atau menyembah hanya kepada Allah saja.
Tauhid melindungi agama karena hanya Allah-lah Tuhan yang sebenarnya. Hanya Allah yang memberi manfaat, rizqi, dan pertolongan dari kesusahan. Maka jika manusia menyembah selain Allah yakni mahluk, rusaklah agama kareza manusia menyembah yang bukan-Tuhan dan manusia akan disusahkan dengan ajaran agama palsu buatan tokoh yang mengaku sebagai penyampai pesan dari makhluk yang disembah tersebut dan tentunya ajaran agama palsu itu akan banyak kesalahan dan pertentangan di dalamnya.
Sedangkan tauhid akan membuat kita menjadi tenang karena kita meyakini bahwa hanya Allah Yang Maha Kuasa dan hanya Allah Yang berhak diibadahi / disembah maka jika kita taat pada Allah, Dia akan memberi kita ketenangan, kebahagiaan, perlindungan dan pertolongan sehingga tidak akan ada yang dapat menyusahkan kita.
Kita tidak perlu meuyembah selain Allah, tidak perlu mentaati syariat / ajaran selain agama Allah, tidak perlu takut kepada selain Allah, tidak perlu khawatir atau bergantung pada selain Allah, tidak perlu mengikuti tokoh-tokoh pembawa ajaran agama palsu atau agama yang telah dirubah.
Dengan tauhid kita akan menjadi tenang dalam kondisi dunia bagaimanapun jika kita taat pada Allah, kita berdo'a kepada Nya, memohon ampun kepada-Nya atas dosa-dosa kita, kita yakin bahwa segala yang menimpa diri kita adalah dalam kendali Allah. Kita yakin jika kita benar-benar taat pada-Nya Allah akan ridho (rela) pada kita dan akan menolong kita karena Dia Maha Kauasa maka tidak ada yang dapat menyusahkan kita jika Dia telah menolong kita.
Lihatlah bagaimana nabi mengajarkan tauhid sejak dini dalam terjemah hadits:
Dari Abu A1 Abbas Abdullah bin Abbas radhiallahuanhuma, beliau berkata : Suatu saat saya berada dibelakang nabi shollallohu alaihi wa sallam, maka beliau bersabda :
Wahai ananda, saya akan mengajarkan kepadamu beberapa perkara: Jagalah Allah ), niscaya Dia akan menjagamu, Jagalah Allah niscaya Dia akan selalu berada dihadapanmu ). Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah, jika kamu-memohon pertolongam, memohonlah pertolongan kepada Allah.
Ketahuilah sesungguhnya jika sebuah umat berkumpul untuk mendatangkan manfaat kepadamu atas sesuatu, mereka tidak akan dapat memberikan manfaat sedikitpun kecuali apa yang telah Allah tetapkan bagimu, dan jika mereka berkumpul untuk mencelakakanmu atas sesuatu, niscaya mereka tidak akan mencelakakanmu kecuali kecelakaan yang telah Allah tetapkari bagimu. Pena telah diangkat dan lembaran telah kering. (Riwayat Turmuzi dan dia berkata : Naditsnya hasan shahih).
Dalam sebuah riwayat selain Tunnuzi dikatakan :
Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapatkan-Nya didepanmu. Kenalilah Allah di waktu senggang niscaya Dia akan mengenalmu di waktu susah.
Ketahuilah bahwa apa yang ditetapkan luput darimu tidaklah akan menimpamu dan apa yang ditetapkan akan menimpamu tidak akan luput darimu, ketahuilah bahwa kemenangan bersama kesabaran dan kemudahan bersama kesulitan dan kesulitan bersama kemudahan):
Pilar-pilar ajaran islam terangkum dalam rukun islam, iman dan ihsan sebagaimana terdapat dalam Al¬- Qur’an dan Al-Hadits.
Islam adalah ”kita bersaksi lahwa tidak ada ilah (tuhan yang disembah) selain Allah dan bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah, kita mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji ke baitullah jika mampu ",
Iman adalah "kita beriman kepada Allah, malaikat malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhir serta beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk "
dan Ihsan adalah ”beribadah kepada Allah seakan-akan melihat-Nya, jika tidak melihatnya maka sesungguhnya Dia melihat kita". `
Dari Abu Ya'la Syaddad bin Aus radhiallahuanhu dari Rasulullah shollallohu `alaihi wa sallam bersabda yang artinya:
Sesungguhnya Allah telah mewajibkan perbuatan baik (ihsan) atas segala sesuatu . Jika kalian membunuh maka berlakulah baik dalam hal tersebut. Jika kalian menyembelih berlakulah baik dalam hal itu, hendaklah kalian mengasah pisaunya dan menyenangkan hewan sembelihannya. (Riwayat Muslim)
Pelajaran yang terdapat dalam hadits tersebut:
  1. Syariat Islam menuntut perbuatan ihsan (baik) kepada setiap makhluk termasuk diantaranya adalah hewan.
  2. Tidak boleh menyiksa dan merusak tubuh sebagai sasaran dan tujuan, tidak juga boleh menyayat-¬nyayat orang yang dihukum qishash.
  3. Termasuk ihsan juga berbuat baik terhadap hewan ternak dan belas kasih terhadapnya. Tidak boleh membebaninya diluar kemampuannya serta tidak menyiksanya saat menyembelihnya.
Tentang ajaran islam yang lain baik dari rukun islam, iman, ihsan dan ajaran yang lain telah banyak yang menerangkan hikmahnya dan mungkin akan kita bahas pada kesempatan lain. Jika kita pelajari ajaran islam, kita akan melihat bahwa islam melindungi agama yang benar, melindungi jiwa/nyawa, melindungi harta, dan melindungi kehormatan. Yang jelas seluruh ajaran islam yang asli akan sesuai dengan fitrah / alami, berisi kebaikan untuk seluruh alam. Islam mengajarkan bahwa Allah mewajibkan kita untuk berbuat baik atas segala sesuatu.
Kedua Al- Quran sebagai mukjizat:
1) Keindahan sastranya.
2) Isinya yang tidak saling bertentangan.
3) Kebenaran berita-berita yang dikabarkannya.
4) Mukjizat sains bagi kita yang hidup di zaman sains.
5) Banyaknya para penghafal Al Quran hingga sekarang.
Mukjizat adalah kekuatan, keajaiban yang diberikan Allah kepada nabi dan utusan-Nya untuk mengalahkan keunggulan atau kelebihan yang terdapat pada kaum dimana nabi tersebut diutus. Contohnya nabi Musa -alaihissalam-, ketika keunggulan kaum beliau adalah sihir maka nabi Musa diberi mukj izat yang dapat mengalahkan sihir tersebut maka para tukang sihir segera beriman dan bersujud ketika mengetahui bahwa yang dibawa nabi Musa adalah mukjizat bukan sihir.
Begitu pula nabi Isa-alaihissalam, kaum beliau sedang kagum dengan dunia pengobatan, maka beliau diberi mukjiaat yang dapat mengalahkan kemampuan pengobatan mereka bahkan dengan izin Allah orang mati pun dapat hidup lagi melalui beliau.
Keunggulan bangsa Arab saat nabi Muhammad shollallohu `alaihi wa sallam diutus adalah sya'ir atau sastra bahasa Arab. Mereka saling membanggakan dan melombakan sya'ir, yang dijadikan pemimpin suku-suku mereka adalah yang paling banyak hafalan sya'irnya. Maka salah satu mukjizat yang diberikan oleh Allah pada nabi adalah Al-Qur’an yang keindahan sastranya mengalahkan semua sya'ir-sya'ir bangsa Arab, bagi yang mengerti behasa Arab akan merasakan bahwa bahasa Al-Qur’an sangat berpengaruh sampai menyentuh hati. Saking takutnya mereka akan pengaruhnya sampai-sampai mereka melarang arang untuk mendengarkan AI-Qur’an dengan mengatakan bahwa Al-Quran adalah sihir padahal mereka yakin bahwa Al-Qur'an itu benar-benar dari Allah.
Bandingkanlah Al-Qur’an dengan kitab suci agama lain, niscaya kita akan menemukan banyak pertentangan dalam kitab agama lain dan tidak ada sedikitpun pada Al-Qur' an bagi yang memahaminya dengan benar. Isi Al-Qur'an seluruhnya mengandung kebenaran dan kebaikan.
berita yang dikabarkan dalam Al-Qur'an itu benar walaupun ketika ayatnya diturunkan kejadiannya belum terjadi. Contoh: Pada saat itu terjadi perang antara kerajaan Persia dan Romawi dan Persia dapat mengalahkan Romawi, kaum musyrikin Arab gembira karena memihak Persia yang sesama musyrik dan mengejek kaum muslimin karena Romawi beragama nasrani dan nasrani 1ebih dekat ke islam. Lalu turunlah ayat yang mengabarkan bahwa Romawi akan mengalahkan Persia.







BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Dari semua materi yang telah dibahas, kami dapat menyimpulkan beberapa hal penting yang seharusnya diketahui kita sebagai seorang muslim, yaitu .
Sebagai muslim dan muslimat kita bersyukur memeluk agama Islam. Tetapi kesyukuran itu harus diikuti dengan mempelajari agama kita itu secara sistematis, baik dan benar serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari¬hari. Dan, dalam rangka kesyukuran itu pula, dalam bermasyarakat majemuk seperti Indonesia, kita menghargai pemeluk agama lain yang karena keyakinannya berbeda agamanya dengan kita.
> Hanya di agama Islamlah kita temui ciri-ciri agama wahyu yang lengkap. Sehingga agama Islam, bukan hanya agama yang benar, tetapi juga agama yang sempurna.
> Hal yang paling mendasar perbedaan agama lain dengan agama Islam yaitu seperti agama Yahudi hanya diperuntukkan bagi umat Yahudi saja, agama Kristen sebenarnya hanya diperuntukkan bagi bani Israel saja (walaupun sekarang bersifat universal karena kitab suci agama Kristen sudah tidak sebagaimana aslinya), sedangkan agama Islam diperuntukkan bagi seluruh umat manusia sampai akhir zaman.
> Yang disayangkan, Islam itu memang agama yang benar, tetapi jarang sekali orang Islam peduli terhadap agamanya. Dilain pihak, orang-orang bukan Islam sangat memegang teguh agamanya, walaupun agama mereka salah dan lemah. Mereka pun tetap bersungguh-sungguh dalam menyebar¬luaskan. Ini yang membedakan dengan orang Islam. Hukum-hukum Islam cukup memadai, dan harta benda yang dimiliki orang-orang Islam juga cukup banyak. Tetapi sangat disayangkan sekali, dalam Syiar Islam di Eropa mereka kurang bersungguh-sungguh.
> Contoh yang paling real tentang Islam yang disalahpahami oleh orang barat adalah anggapan bahwa Islam mengajarkan kekerasan (terorisme),

B. Saran
  1. Jangan pernah menyembah selain Allah
  2. Bertaqwalah kepaa tuhanmu
  3. Janganlah mengikuti ajaran- ajaran sesat yang dapat menjerumuskan kita dalam kemiskinan
  4. Teguhkanlah iman serta keyakinan kalianuntuk senantiasa ingat kepada Allah.
  5. Janganlah menodai sedikitpun ajaran yang terdapat dalam sumber – sumber ajaran islam.
Tiada gading yang tak retak begitu pula dengan makalah ini maka dari itu kami menyadari bahwa makalah di atas jauh dari sempurna, oleh karena itu dengan rendah hati kami mengharap tegur sapa dan kritik yang membangun demi sempurnanya makalah ini, oleh karena itu semoga makalah yang kami buat dapat bermanfaat dan berguna bagi kita semua, khususnya umat islam..Amin.















DAFTAR PUSTAKA

Julkarnain. Mihammad, 1992. mencari kebenaran islam, Jakarta : Suara hidayatullah.
Drs.Syaiful Bahri, M.Pd. 1998. bukti kebenaran islam, Jakarta : Perum balai pustaka.
Diah Rahmawati, 1906. perbandingan agama islam dengan agama yang lain. Yogyakarta. PT. Gramedia.
Suryo dkk. 1992. Mengapa saya beragama islam, Jakarta suara hidayatullah.

0 komentar:

Poskan Komentar