DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

KAMMI Sebagai Gerakan Mahasiswa Islam

Senin, 15 November 2010
KAMMI sebagai sebuah gerakan mahasiswa yang cukup memberikan
kontribusi besar dalam era reformasi, memiliki berbagai idealisme yang berpusat
pada satu kesatuan pemahaman islam sebagai landasan pergerakannya. Dalam
perspektif KAMMI, akar persoalan bangsa Indonesia adalah hancurnya moralitas
(agama) yang menjadi dasar bagi semua sikap perilaku anggota masyarakat dan
pada pemimpin dalam berbagai bidang kehidupan. Berdasarkan atas hal ini,
KAMMI memiliki dua konsep yaitu perubahan sosok-sosok pemimpin baru yang
handal dan bermoral, dan perubahan moralitas dan budaya masyarakat yang
sejalan dengan nilai-nilai kebaikan dan kebenaran universal. Sebagai gerakan
modern, KAMMI meletakkan konsep tersebut dalam tingkatan mikro. KAMMI
mendisain sistem organisasinya dengan sebuah idealisme prinsip organisasi
Gerakan Mahasiswa Antara Idealitas dan Realitas 16
modern yang rasional dan profesional. Pada saat yang bersamaan, KAMMI juga
menempatkan dasar-dasar moralitas dalam perilaku dan budaya organisasinya
melalui sistem alur kaderisasi yang komprehensif dan kontiniu. Proses kaderisasi
KAMMI yang tercermin dalam konsep Tauhid dan konsep Al-Haq wal-Bathil
yaitu dengan menanamkan keyakinan dan keberpihakan yang teguh terhadap
kebenaran dan pengingkaran dan permusuhan yang konsisten terhadap kebathilan.
Nilai ini menumbuhkan satu sikap kepribadian dasar pada aktivis KAMMI untuk
senantiasa mengkritisi kondisi kebenaran dan kebathilan dari perspektif keTuhanan
(Ilahiyah) dan bukan aspek-aspek yang sifatnya simbolik belaka. Dalam
menjalankan agenda-agenda perubahannya, KAMMI juga mengedepankan prinsip
perbaikan, yaitu “kritis dalam sikap, moderat dalam cara”.
Berangkat dari berbagai landasan dan idealisme di atas, maka seluruh
agenda-agenda dan program-program KAMMI tidak terlepas dari langkah untuk
mencapai perubahan yang lebih baik.
Gerakan Mahasiswa Antara Idealitas dan Realitas 17

0 komentar:

Poskan Komentar