DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

BATIK MADURA ASLI

Jumat, 28 Januari 2011

Kowel Pamekasan

PENDAHULUAN

Menjaga budaya dan tradisi adalah hal yang pantas untuk kita lakukan bersama. Apalagi budaya tersebut menyangkut Kearifan Lokal dari suatu daerah atau Negara. Batik adalah salah satunya. Batik merupakan kebudayan asli Negara kita yang sudah sepantasnya sebagai warga Negara kita harus menjaganya agar tidak ada klaim-klaim dari pihak lain. Salah satu pelestarian serta penjagaan terhadap ciri khas batik di Negeri ini adalah seperti yang dilakukan oleh salah seorang pengusaha dengan menjual Batik Madura Asli baik berupa batik tulis maupun cap. Dengan cara seperti ini diharap selain supaya batik yang menjadi budaya Negara ini bisa tetap eksis, hal ini juga diharapkan dapat menjadikan sebuah usaha yang memiliki prospek bagus di masa yang akan datang. Namun, pada perealisasiannya tidak seperti yang kita harapkan. Ada banyak kelemahan-kelemahan dan ancaman, walaupun juga terdapat peluang untuk lebih maju kedepannya.

1. KEKUATAN (STREGHT)

Setelah batik mendapat respon baik dari pemerintah tepatnya pada saat di deklarasikan bahwa Pamekasan merupakan salah satu kota batik di Indonesia, para pengusaha batik seakan mendapat ruang gerak yang maksimal. Ini dapat dilihat dari semakin banyaknya pengusaha batik dan semakin merakyatnya batik diberbagai elemen masyarakat. Mulai dari rakyat biasa sampai pada pejabat Negara memilih batik sebagai pakaian wajib. Ada beberapa hal yang membuat pengusaha Batik Madura Asli di desa Kowel ini terus meningkat, diantaranya:

a. Batik merupakan hasil dari karya seni yang langka keberadaannya

b. Respon baik dari pemerintah. Baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

c. Bagi kebanyakan orang, memakai batik bisa membuat mereka berwibawa

d. Kwalitas. Inilah yang menjadi nilai plus batik Madura khususnya Pamekasan dalam memasarkan bahannya. Jika dibanding dengan batik luar maduara, bahan yang di tawarkan pada batik ini jauh lebih ber kualiatas dengan yang lainnya. Sehingga konsumen tidak segan-segan membeli dan memakai batik ini walaupun harganya ada sedikit di atas rata-rata.

2. WEAKNESS (KELEMAHAN)

Dalam usaha batik asli Madura ini juga terdapat berbagai kelemahan dan kendala-kendala yang dihadapi, yaitu:

a. Kekurang stabil-an antara karyawan dan konsumen

Di sadari atau tidak, sulit pada saat sekarang mencari orang yang mumpuni di bidang batik tulis. Maka akan menjadi sulit bagi pengusaha batk ini jikalau ada banyak permintaan dari konsumen yang menginginkan berupa batik tulis, dikarenakan (yang handal di bidang membuat batik tulis) terbatas. Sehingga hal yang dilakukan oleh pengusaha ini hanya memaksimalkan karyawan yang sudah ada.

b. Pemasaran

Bagi kalangan menengah ke bawah yang me-nomor satu-kan penghidupan melalu hasil tembakau menjadi kelemahan usaha ini. Usaha batik lancar jika hasil tembakau maksimal, sebaliknya jika tembakau anjlok maka antusias masyarakat bawah pun akan turun

c. Bahan bahan yang relatif sulit.

Bahan–bahan yang dipakai dalam usaha ini rata-rata berasal dari luar kota (Surabaya dan jawa). Bahkan ada yang didatangkan dari India dan Jepang. Kesulitan yang ada ialah ketika bahan-bahan yang tersedia sudah tidak ada sedangkan permintaan terus datang

3. OPPURTUNITY (PELUANG/ KESEMPATAN)

Ada beberapa hal yang membuat perusahaan Batik Asli Madura ini yakin usahanya akan terus maju. Peluang dalam dunia bisnis dan prospek kedepan yang cerah merupakan nilai lebih usaha ini jika dibandingkan dengan usaha lainnya. Pertama, respon baik dari pemerintah yang menjadikan Pamekasan sebagai kota batik merupakan peluang atau indikasi awal akan majunya usaha batik. Ini terbukti dari meluapnya pelanggan yang berdatangan mulai dari dalam kota sampai luar kota. Konsumen batikpun bukan berasal dari kalangan bawah saja melainkan para pengusaha sampai pejabat Negara juga ikut andil dalam nuansa batik ini. Bahkan disekolah–sekolah saat ini sudah diwajibkan memakai batik, baik itu guru-guru maupun muridnya.

Tentunya prospek yang bagus tersebut harus dibarengi dengan pelayanan yang baik pula. Kepercayaan konsumen terhadap produk ini harus betul-betul dijaga agar konsumen tidak pindah pilihan. Selain itu perluasan jaringan sangat perlu dilakukan mengingat semakin banyaknya pesaing dengan membawa latar belakang yang sama.

4. THREAT (ANCAMAN)

Dalam setiap usaha pasti ada ancaman yang siap menjegal serta mencegah kelancaran usaha tersebut. Begitu juga pada usaha batik ini. Ada beberapa hal yang mengancam kelancaran produksi Batik Madura asli ini, diantaranya:

a. Minimnya pasokan bahan mentah serta banyaknya permintaan, sedang bahan yang tersedia relatif sedikit. Hal ini di kahawatirkan akan menghambat produksi batik.

b. Sedikitnya karyawan yang bisa di bidang produksi batik tulis. Memang sulit mencari orang yang punya bakat di bidang tersebut karena kebanyakan dari mereka yang bisa merupakan kebakatan yang sulit ditularkan pada orang lain. Bahkan seorang pelukis handal pun masih belum tentu bisa dibidang ini (produksi batik tulis)

c. Persaingan dari Negara –negara tetangga yang ingin menjiplak kebudayaaan kita. dengan memproduksi batik-batik dengan harga murah yang secara kualitas masih ada dibawah produksi batik ini. Batik-batik sablon dari luar kota yang secara kualitas dan bahan jauh berada dibawah kita juga menjadi ancaman bagi keberlangsungan batik di Madura khususnya Pamekasan.

Nama: Muhammad Qari’ Ayatullah

Nmp: 2007.2.01.0005

MK: Kewirausahaan

Fak. Teknik/ Jur. Informatika

0 komentar:

Poskan Komentar