DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

MANUSIA DAN CINTA KASIH

Senin, 03 Januari 2011
BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
Sejalan dengan perkembangan sebuah kehidupan tersebut manusia sebagai penghuninya. Sehingga manusia tersebut membutuhkan sebuah kedamian dan kenyamana dalam hidupnya
B. Rumusan Masalah
Dari berbagai keterangan diatas muncullah beberapa permasalahan dalam makalah yang sederhana ini yaitu :
1. Mengapa manusia butuh cinta ?
2. Apa saja unsur-unsur cinta kasih ?
3. Apa itu cinta ?
C. Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini kami sebagai penulis ingin mengetahui bagaimana, apa, dan untuk apa cinta kasih terhadap manusia, dan penulisan ini menambah suatu pengetahuan an pemahaman terhadap berbagai kasih sayang manusia.




BAB II
PEMBAHASAN

A. Hakikat Cinta Kasih
Cinta boleh jadi merupakan suatu istilah yang sulit untuk dibatasi yang jelas, tetapi sulit juga untuk dipungkiri bahwa cinta adalah satu kebutuhan hidup manusia yang cukup pundamental.
Secara sederhana cinta bisa dikatakan sebagai pedomam rasa simpati antara dua mahluk, cinta memang sangat erat hubungannya dengan kehidupan manusia, tidak pernah selintaspun orang berfikir bahwa cinta itu penting, mereka haus akan cinta, banyak orang yang tidak hentinya menonton film tentang kisah cinta, baik yang berkhir dengan bahagia atau berakhir dengan sebaliknya.
Cinta diibaratkan sebagai suatu seni yang bagaimana bentuk seni lainnya, sangat memerlukan pengetahuan dan latihan untuk menggapainya, cinta adalah suatu kegiatan dan merupakan suatu pengaruh yang pasif, esensi dari cinta adalah adanya kreativitas dalam diri sesorang, atau lebih tegas lagi bisa dikatakan bahwa cinta itu terutama terletak pada aspek memberi dan menerima.
B. Cinta Kasih Dalam Berbagai Dimensi
Dari pembahasan diatas dapat kita tarik pengertian bahwa cinta boleh dibilang telah merupakan bagian hidup manusia.
Secara longgar, kasih sayang bisa diartiakan sebagi perasaan sayang, perasaan cinta, atau perasaan suka kepada seseorang, dari pengertian yang sederhana tersebut, tampak sudah bahwa kasih palingt tidak menuntut adanya dua pihak yang terlibat didalamnya, yaitu seorang yang mencurahkan kasih sayang cinta atau suku, dan seseorang yang memperoleh curahan kasih sayang, cinta suku itu sendiri.
C. Kasih Sayang
Menurut kamus umum bahasa indoneia karangan w.j..s porwodarminto, kasih sayang iartikan dengan perasaan sayang, cinta atau perasaan suka pada seseorang.
Ada berbagai bentuk kasih sayang bentuk itu sesuai dengan kondisi penyayang dan yang disayang.
Dalam kehidupan rumah tangga kasih sayang merupakan kunci kebahagiaan.
Kasih sayang satu kondisi yang merupakan pertumbuhan lebih lanjut dari cinta. Misalnya percintaan dari dua remaja.
Dalam kasih sayang ini masing – masing di tuntut untuk bertanggung jawab, bila salah satu unsur kasih sayang hilang misalnya yang merasakan kasih sayang bukan hanya suami atau istri, akan tetapi anak – anaknya.
D. KEMESRAAN
Kemesraan berasal dari kata dasar “Mesra” artinya perasaan simpati yang akrab, kemesraan adalah hubungan akrab kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih sayang yang telah mendalam.
Menurut filusuf Rusia, Salovjev dalam bukunya “Makna Kasih” mengatakan ” jika seorang pemuda jatuh cinta pada seorang gadis secara serius itu wajar, ia terlempar keluar dari cinta diri, ia mulai hidup untuk orang lain.
E. PEMUJAAN
Pemujaan adalah perwujudan cinta manusia pada tumbuhan kecintaan manusia pada tuhan tidak dapat dipisahkan dari manusia, makna kehidupan sebenarnya.
1. Cara pemujaan
Ada berbagai cara pemujaan sesuai dengan agama, kepercayaan, kondisi dan situasi
2. Tempat pemujaan
Masjid, greja candi pura dan lain lagi.
F. BELAS KASIHAN
Ada tiga bentuk macam cinta, Pertama cinta manusia pada tumbuhan, Dua cinta manusia pada orang tuanya, Tiga cinta pria dan wanita
G. MANUSIA DAN CINTA KASIH
“Hidup tanpa cinta itu kosong” cinta amat penting dalam kehidupan manusia, belumlah sempurna, hidup seseorang itu jika di dalam hidupnya tidak pernah di hampiri atau di hinggapi perasaan cinta. Karena hidup manusia di dunia ini tidak sendiri. Melainkan selalu melibatkan pihak lain, maka dengan istilah “cinta” tersebut haruslah di artikan baik “mencintai” maupun “dicintai”.
Karena cintalah kehidupan di dunia ini ada pada hakekatnya cintalah yang terdapat pada asal mula dari hidup, sekurang – kurangnya cinta akan diri sendiri. Dalam diri setiap manusia terdapat dua sumber kekuatan yang yang menggerakkan manusia untuk berbuat atau bertingkah laku, termasuk mencintai dan di cintai, tentunya dua sumber kekuatan yang di maksudkan tadi ialah akal dan budi di satu pihak dan pihak lain.



BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Kasih sayang di alami oleh setiap manusia, karena kasih sayang merupakan bagian hidup manusia, sejak lahir anak telah mengenal kasih sayang, meskipun ada pula kelahiran anak tidak diharapkan, namun hal itu termasuk keterkecualian.
Kasih sayang yang berlebihan bisa berakibat kurang baik karena umumnya anak yang di manjakan menjadi anak yang sombong, pemboros dan tidak saleh “tidak menghormati orang tua”
Kemesraan adalah hubungan akrab antara pria wanita atau suami istri, yang merupakan bagian hidup manusia. Kemesraan dapat mengakibatkan daya kreativitas manusia untuk menciptakan atau menikmati seni budaya, seni sastra, seni musik, seni tari, lukis dan sebagainya.
Pemujaan terhadap tuhan pada hakikatnya merupakan kreativitas, dalam hari nurani, cinta kasih atau cinta sejati adalah cinta kemanusian yang tumbuh dan bekembang dalam lubuk sanubari setiap manusia bukan karena dorongan suatu kepentingan. Maka cinta kasih akan meliputi seluruh dunia tanpa melihat akan meliputi seluruh dunia tanpa melihat suku, bangsa, warna kulit, agama dan sebagainya.
B. Saran
Segala saran dan kritik yang sifatnya membangun senantiasa kami butuhkan unuk memperbaiki makalah ini.
Akhirnya, kami sebagai penulis semoga makalah ini bisa berguna bagi pembaca, mahasiswa dan masyarakat.

DAFTAR PUSTAKA

Budi Dharman, Pedoman Perkuliahan Ibd, Depkud, Jakarta 1892
M. Habib Mustopo, Dkk. Manusia Dan Budaya, Surabaya 1983

0 komentar:

Poskan Komentar