DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

Khawarij dan Murjiah

Jumat, 28 Januari 2011

Latar Belakang Kemunculan

Secara etimologis kata khawarij berasal dari orang arab yang berarti keluar, muncul, timbul, atau memberontak. Secara terminology suatu sekte atau kelompok atau aliran pengikut ali bin abi thalib yang keluar meninggalkan barisan, Karena ketidak sepakatan terhadap keputusan ali yang menerima arbitrase (tahkim) dalam peperangan siffin sehingga kelompok khawarij keluar menuju hurura, itulah sebabnya khawarij di sebut juga dengan nama hururiah. Kadang juga di sebut syurah dan al mariqoh.

Bila di analisis doktrin yang dikembangkan kaum khawarij dapat di katagorikan dalam 3 katagori, yaitu politik, teologi dan sosial. Perkembangan khawarij sebagaimana telah dikemukakan bahwa khawarij telah menjadikan imamah khalifah (politik). Para pengamat berbeda pendapat tentang jumlah sekte yang terbentuk akibat perpecahan yang terjadi dalam tubuh khawarij. Al – bagdadi menyatakan bahwa sekte terpecah menjadi 18 subsekte, adapun al – asfarayani menyatakan bahwa sekte terpecah menjadi 22 sekte. Yang disebut di atas sepakat bahwa subsekte khawarij terdiri dari 8 macam. Semua subsekte membicarakan persoalan hokum bagi orang yang berbuat dosa besar, apkah masih di anggap mukmim atau kafir. Hal ini menyebabkan tidak tentu, seseorang dapat dikatakan mukmin tetapi pada sewaktu – waktu disebut kafir sehingga tindakan ini merisaukan hati umat islam.

Asal – usul Kemunculan Murjiah

Dikembangkan oleh sebagian sahabt dengan tujuan menjamin perstuan dan kesatuan umat islam ketika menjadi pertikaian politik dan menghindari sektarianisme. Teori lain mengatakan muncul pertama kali sebagai gerakan politik yang diperlihatkan oleh cucu ali bin abi thalib. Juga muncul ketika terjadi perseteruan antara ali dan muawiyah. Doktrin murjiah pada dasarnya bersumber dari gagasan atau doktrin irja atau arjaah yang di aplikasikan dalam banyak persoalan, baik politik atau teologis. Sedangkan kemunculan sekte – sekte dalam kelompok murjiah dipicu oleh perbedaan pendapat. Oleh karena itu ash syahrastani menyebutkan sekte murjiah ada 5, sementara Muhammad imaroh menyebutkan 12. sedangkan harun nasition mengklasifikasi 2 sekte, jadi keseluruhan 22 sekte.

Tanggapan

Pada dasarnya kedua aliran tersebut baik. Hanya saja cara penyampaian kaum khawarih cenderung lebih keras daripada kaum murjiah sehingga menyebabkan kaum khawarij di tentang oleh pemerintah pada waktu itu. Aliran khawarij yang meresahkan kaum umat islam juga mendukung hilangnya aliran khawarij.

0 komentar:

Poskan Komentar