DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

AQIDAH AKHLAK

Sabtu, 05 Februari 2011

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar belakang masalah

Latar belakang dari penyusun makalah ini merupakan keharusan kami sebagai siswa MA MIFTAHUL ULUM BETTET PAMEKASAN kelas II untuk melengkapi tugas dari bapak guru

B. Rumusan masalah

Dalam makalah ini kami mendifinisikan dari berbagai masalah yangdi antaranya:

1. Wujud tuhan

2. Keesaan tuhan

3. Dzat dan sifat tuhan. Dll

C. Tujuan penulisan

Di antara tujuan penulsan /penyusun makalah ini adalah

1. Untuk melengkapi tugas dari guru

2. Untuk menambah wawasan bagi para pembaca

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengrtian Ilmu Kalam

Ilmu kalam berasal dari bahasa arab ilm al-kalam dan al-kalam adalah kata-kata, untuk mempertahankan pendapat dan pendirian yang menyangkut keyakinan masing-masing, Maka para ahli debat yang padai menggunakan kata-kata mempertahankan pendapatnya di dalam islam di sebut mutakallim.

Abu hanifah menyebut nama ilmu ini dengan Figh al-akbar, Menurutpersepsi hukum islam yang di kenal dengan istilah Figh terbagi atas dua bagian yaitu Figh al-akbar dan Figh al-ashghar.

Syekh muhammad abduh ilmu kalam ialah ilmu yang membahas tentang wujud Allah dan sifat-sifat yang wajib tetap baginya.

Ibnu khaldun menerangkan bahwa ilmu kalam ialah ilmu yang berisi alasan-alasan mempertahankan kepercayaan-kepercayaan iman.

Sementara al-faribi mendefinisikan ilmu kalam sebagai disiplin ilmu yang membahas dzat da sifat Allah beserta eksistensi semua yang muslim, mulai yang berkenaan dengan masalah dunia sampai masalah sesudah mati yang berlandaskan doktrin islam.

Dengan meperhatikan berbagai definisi di atas dapat di simpulkan bahwa ilmu kalam adalah ilmuyang membahas berbagai masalah ketuhanan dengan menggunakan dalil-dalil fikran (logika) atau filsafat untuk mnempertahankan pendapat dan pendirian yang mrnyangkut keyakinan masing-masing.

Dalam dunia keilmuan, ilmu kalam banyak sebutan, ilmu ini kadang-kadang di sebut juga:

1. Ilmu tauhid: ilmu yang membahas tentang keesaan Allah

2. Ilmu ushuludin: ilmu yang mempelajari ajaran-ajaran dasar agama dengan kata lain, ajaran-ajaran yang mendasari adanya sebuah agama.

3. Teologi islam: ilmu yang membahas tentang persoalan-persoalan ketuhanan.

B. Ruang Lingfkup Kajian Ilmu Kalam

  1. Wujud Tuhan

Seorang yang menghargai akal pikiranya dan ingin mempertemukanya dengan ajaran-ajaran agama, hendaklahia pertama-tama mencari bukti adanya tuhan yang menjadi pangkal soal-soal lainya, seperti kasaan tuhan.

  1. Keesaan Tuhan

Menurut pendapat ibnu rusyd dalam membuktikan keesaan tuhan menggunakan dalil-dalil syara’ yang ditujukan kepada hati dan fikiran atau kepada orang-arang biasa atau orang-orang tertentu, kalau ada beberapa tuhan yang mengerjakan satu perbuatan maka hubunganya kepada arasy juga satu, artinya sama-sam,a menempati arasy disini tidak di maksudkan menempatkan jasmaniyah tetapi yang di maksudkan adalah karena kesatuan pekerjaan dalam segala sesuatu, maka mustahilah ada bilangan , jadi di sini tidak di perlukan debat dan pembagian-pemagian rasional mata.

  1. Dzat Dan Sifat Tuhan

Kaum muslimin abad pertama hijrah kalau bertemu dengan ayat – ayat musyabibah, seperti ayat yang berisi tangan sifat – sifat tuhan, seperti ayat - ayat yang berisi tangan, tempat tuhan tidak mau membicarakan isinya, juga tidak mau memntakwilnya bahkan mereka berpendirian seharusnya tidak diartikan menurut lahirnya, karena tuhan maha suci dan tidak bisa di samakan dengan makhluknya.

  1. Sifat – Sifat Aktif Tuhan

Ulaman kalam kalau tidak sama pendapatnya tentang sifat tuhan berupa perbuatan baik tentang definisinya maupun tentang qodim hudusnya. Menurut golongan mu’tazilah setiap yang bisa ada disebut aktif, seperti menjadikan, memberi rezeki.

Menurut asy’ariyah sifat aktif ialah sifat yang apabila tidak mengharuskan adanya sifat – sifat lawan seperti menghidupkan, menjadikan dan memberi rezeki.

  1. Sifat Ilmu

Sifat ilmu telah dibicarakan empat aliran yaitu :

a. Mu’tazilah

b. Asy’ariyah

c. Maturidy

d. Ibnu Rusdy

e. Filosof – Filosof Islam

  1. Sifat Kalam

Perkataan tuhan kalam ialah apa yang di wahyukan kepada manusia melalui orang – orang pilihannya (Rasul dan Nabi - Nabinya).

  1. Kejiziman Tuhan

Menurut musyabibah, mereka tegas – tegas mengatakan bahwa tuhan adalah jisim, bahkan seperti manusia.

Sedangkan ulama’ kalam menyatakan dengan tegas – tegasnya adalah kebalikannya yaitu tuhan tidak mungkin berjizim

  1. Arah

Dalam soal arah, ada dua pokok yaitu :

a) Blok yang menetapkan arah yaitu golongan musyabibah, asy’ ari dan ibnu rusdy

b) Blok yang menginginkari arah yaitu aliran mu’tazilah, maturidiyah dan aliran asy’ariyah (pengikut – pengikutnya)

  1. Ru’yat

Soal ru’yat bertalian erat dengan kejiziman dan arah menjadi salah satu perselisihan yang penting antara aliran – aliran islam.

  1. Keadilan Tuhan

Ulama’ muslimin tidak sama pemahamannya terhadap iradat tuhan (kebenaran / kehendak tuhan) apakah kehendak itu mutlak tidak tunduk kepada norma – norma baik dan buruk, adil (dan dzalim) dan kebijaksanaan.

  1. Qoda’ dan Qodar

Persoalan qoda’ dan qodar tidak habis – habisnya dibicarakan orang hingga sekarang dan tidak ada kesepakatan pendapat, karena adanya beberapa ayat al-qur’an yang pengertian lahirnya saling bertentangan.


BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dengan memperhatikan berbagai efesiensi di atas dapat kami simpulkan, bahwa ilmu kalam adalah ilmu yang membahas berbagai masalah ketuhanan dengan menggunakan dalil – dalil pikiran (logika) atau filsafat untuk mempertahankan, pendapat dan pendirian yang menyangkut keyakinan masing – masing.

Dengan menggunakan dalil – dalil pikiran yang berisi bantaha – bantahan terhadap penyelewengan dari kepercayaan salaf da sunnah.


0 komentar:

Poskan Komentar