DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

SISTEM EKONOMI INDONESIA

Rabu, 16 Februari 2011

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar belakang

Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan. Sebuah sistem ekonami terdiri atas unsur-unsur manusia sebagai subjek, barang-barang ekonomi sebagai objek; serta seperangkat kelembagaan yang mengatur dan menjalinnya dalam kegiatan berekonomi. Perangkat kelembagaan dimaksud meliputi lembaga-lembaga ekonomi (formal maupun nonformal); cara kerja; mekanisme. Hubungan, hukum dan peraturan-peraturan perekonomian; serta kaidah dan norma-norma lain(tertulis atau tidak tertulis); yang dipilih atau diterima atau ditetapkan oleh masyarakat ditempat tatanan kehidupan yang bersangkutan berlangsung. Jadi, dalam perangkat kelembagaan ini termasuk juga kebiasaan, perilaku, dan etika masyarakat; sebagaimana mereka terapkan dalam berbagai aktivitas yang berkenaan dengan pemanfatan sumber daya bagi pemenuhan kebutuhan.

B. Rumusan masalah

A. Apa Pengertian sistem indonesia ?

B. bagaimana Sistem ekonomi dan sistem politik di indonesia ?

C. apa saja Macam – macam sistem ekonomi di indonesia ?

C. Tujuan

Untuk lebih mendalami ilmu tentang sistem ekonomi makro di indonesia dan lebih mengetahui secara terperinci.


BAB II

PEMBAHASAN

A. Sistem Ekonomi Indonesia

Perihal system ekonomi apa - atau system ekonomi yang bagaimana - yang diterapkan atau berlangsung di Indonesia, sering dipertanyakan dan diperdebatkan. Pertanyaan sederhana yang jawabannya pelik ini bukan saja mengundang rasa ingin tahu mahasiswa ekonomi sendiri, tetapi juga kalangan awan Suatu uraian ringkas mengenai pengertian sistem itu sendiri, kompleksitas sebuah sistem dan keterjalinan antar sistem, serta mengenai sistem-sistem ekonomi yang ada sehingga dapat menjadi pengantar pemahaman yang memadai.

  1. Pengertian Sistem

Sebuah sistem pada dasarnya adalah suatu "organisasi besar" yang menjalin berbagai subjek (atau objek) serta perangkat kelembagaan dalam suatu tatanan tertentu. Subjek atau objek pembentuk sebuah sistem dapat berupa orang-orang atau masyarakat, untuk suatu sistem social atau system kemasyarakatan, makhluk­ – makhluk hidup dan benda alat.

Untuk suatu system, kehidupan atau system lingkungan, barang atau alat, untuk suatu system peralatan, data, catatan, atau kumpulan fakta, untuk suatu system informasi, atau bahkan kombinasi dari subjek objek tersebut.

Keserasian hubungan antarsubjek (antar objek) termasuk bagian atau syarat sebuah sistem karena, sebagai suatu "organisasi" setiap sistem tentu mempunyai tujuan terternu. Keserasian itulah yang akan dijadikan petunjuk apakah sistem itu dapat berjalan/dijalankan. Sehingga pada gilirannya kelak akan dapat dinilai apakah tujuan yang diinginkaa oleh system itu akan tercapai atau tidak. Guna membentuk dan memelihara keseraisan itu maka diperlukaa kaidah atau norma norma. tertentu yang harus dipatuhi oleh subjek subjek (objek-objek) yang ada dalam bekerja dan berhubungan satu sama lain.

  1. Sistem Ekonami dan Sistem Politik

Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan. Sebuah sistem ekonami terdiri atas unsur-unsur manusia sebagai subjek, barang-barang ekonomi sebagai objek; serta seperangkat kelembagaan yang mengatur dan menjalinnya dalam kegiatan berekonomi. Perangkat kelembagaan dimaksud meliputi lembaga-lembaga ekonomi (formal maupun nonformal); cara kerja; mekanisme. Hubungan, hukum dan peraturan-peraturan perekonomian; serta kaidah dan norma-norma lain(tertulis atau tidak tertulis); yang dipilih atau diterima atau ditetapkan oleh masyarakat ditempat tatanan kehidupan yang bersangkutan berlangsung.

sistem ekonomi ialah suatu kumpulan dan atau keterkaitan aturan-aturan (factor yang membentuk) dalam suatu rumah tangga (perusahaan, negara, keluarga dan sebagainya).

Tujuannya memenuhi kebutuhan di dalam mencapai kemakmuran. Aturan-atutan (factor-faktor yang membentuk) suatu sistem ekonomi merupakan cara:

· Bagaimana mengolah factor-faktor yang tersedia.

· Bagaimana mengalokasikan modal-modal yang tersedia

· Bagaimana mengatur (menempatkan) faktor tenaga atau orang-orang yang mampu merealisasi tujuan.

· Bagaimana mengorgatusasi/melaksanakan usaha-usaha di dalam mencapai kemakmuran.

B. Sistem Ekonomi

- Sistem ekonomi tradisonal merupakan system ekonomi, yang dasar atau pola

pemikiran di datam mengolah factor produksi masih sangat terbatas.

- Biasanya, ini disebabkan oleh keterbatasan keahlian maupun modalnya

- Cara berlxoduksi hanya mengandalkan tenaga manusia, dan tergantung dari factor alam

Ciri-cirinya:

1. Belum ada pembagian kerja.

2. Pertukaran dilaksanakan dengan jalan barter, belum mengenal uang

3. Hasil produksi, sistem distribusi terbentuk karena kebiasaan (tradisi) yang berlaku di dalam masyarakat.

4. Jenis produksi ditentukan sesuai dengan kebutuhan.

5. Kehidupan masyarakatnya bersifat kekeluargaan

6. Tarah merapakan sumbur kehidupan dan sumber kemakmuran Sumber kebutuhan didapat dari tanah pertanian yang dikerjakan secara. bermasyarakat, untuk kemakmuran bersama.

b. Sistem Ekonomi Terpusat.

Pengertian:

Sistem ekonomi terpusat ialah suatu sistem yang seluruh kebijaksanaan perekonomian diatur dan ditentukan oleh pemerintah pusat. Di dalam ini, perekonomian berada sepenuhnya di tangan pemerintah Rakyat hanya menjalankan peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Ciri-cirinya:

1. Suatu alat dan sumber produksi adalah milik negara. Karena alat-alat dan sumber produksi dimiliki dan dikuasai negara maka hak milik perseorangan tidak ada.

2. Kebijaksanaan perekonomian diatur oleh Pemerintah sebagai penguasa akan membuat rencana pembangunan nasionalnya.

3. Jenis pekerjaan dan pembagian kerja diatur oleh pemerintah.

Jenis jenis pekerjaan di dalam suatu negara serta pembagian kerja diatur oleh pemerintah. Negara-negara yang menjalankan sistem ekonomi terpusat antara lain:

· Indonesia pada tahun 1960 an

· Uni Soviet

· RRC

Keunturgan Sistem Ekonomi Terpusat

  1. Pemerintah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap perekonomian.
  2. Pemerintah dapat menentukan jenis je:us industri/produksi.
  3. Pemerintah mengatur distribusi barang-barang produksi.

Kelemahannya:

  1. Hak milik perseorangan tidak ada kecuali barang-barang yang sudah dibagikan Potensi, inisiatif dan daya kreasi setiap warp tidak berkembang dan cenderung mati. Bersifat paternalistis Apa yang dikatakan oleh pemerintah sehingga rakyat wajib patuh

Sistem ekonomi terpusat timbul karena

  1. Sistem berasal membawa kehancuran dan menimbulkan eksploitasi bagi manusia lain.
  2. Merupakan kebijaksanaan yang diambil oleh pemerintah dalam upaya melaksanakan pembangunan secara cepat yang disebabkan belum siapnya masyarakat dalam suatu perencanaan..

c. Sistem Ekonomi Liberal

Pengertian:

Sistem ekonomi liberal merupakan system perekonomian yang kehidupan ekonomi diserahkan kepatia sector swasta tanpa campur tangan pemerintah. Sistem ekonomi liberal muncul karena ajaran-ajaran yang dikemukakan oleh Adam Smith (1723 - 1190) dalam bukunya yang terkena.l " An Inguiry Into the Nature and Causes of The Wealth of Nation"

Inti yang dikemukakan oleh Smith yaitu tentang penyelidikan factor-faktor yang menentukan nilai atau harga suatu barang. Dengan segala sesuatu untuk mencapai sua.tu kemakmuran dengan melalui kerja.

Pada system ekonomi liberal, masalah perekanomian tidak berada di tangan negara / pemerintah, tetapi pada rakyat. Rakyatlah yang mengatur perekonomiaanya sendiri, pemerintah hanya mengawasi.

Ciri-ciri sistem liberal

1. Semua alat dan sumber produksi berada di tangan perseorangan, masyarakat atau perusahaan-perusahaan. Dalam hal ini masyarakat secara individu maupun kelompok diberi kebebasan untuk mengatur dan memilikinya.

2. Adanya pembagian kelas dalam masyarakat yaitu:

a. kelas pemilik

b. kelas pekerja

3. Adanya persaingan antar pengusaha.

Karena setiap orang diberi kebebasan memiliki dan berusaha maka persaingan antarpengusaha tidak dapat dielakkan. Masing-masing bertujuan mencari laba sebesar-besarnya.

Negara-negara penganut system liberal

1. Indonesia pada tahun 1950.

2. Negara negara kapitalis, tetapi tidak murni liberal, karena pemerintah turut serta campur tangan, misalnya:

- Prancis

- Amerika Serikat - Inggris

- Belanda

Kebaikan system ekonomi liberal

1. Setiap inQividu bebas mengatur perekonomiannya dan tidak perlu menunggu perintah dari pemerintah sehingga bebas berusaha menca.pai laba sebesar­besarnya.

2. Setiap individu bebas memiliki ai_at alat produksi.

3. Adanya persaingan a.ntarpengusaha mendorong kemajuan.

4. Produksi berdasarkan atas apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Keburukan:

1. Menimbulkan eksploitasi (penindasan) terhadap manusia yang lain, yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin.

2. Menimbulkan monopoli sehingga merugika.n masyarakat

3. Sering menimbulkan krisis, sebab kehidupan ekonomi tidak menentu.

4. Tidak adanya pemerataan pendapatan, karena setiap orang berlomba-lomba mencari laba besar.

d. Sistem ekonomi nasional (demokrasi ekonomi Indonesia)

Sistem ekonomi nasional dijalankan oleh negara berdasarkan pandangan hidup negara itu sendiri. Negara yang menganut paham liberal tentu akan menyususn sistem perekonomiannya dengan sistem ekonomi bebas. Negara yang menganut paham sosialis, komunis, tentu akan mengatur perekonomiannya berdasarkan sistem terpimpin.

Indonesia adalah negara yang menganut dan berdasarkan Pancasila maka perekonomiaunya disusun sesuai dengan aturan-aturan yang terkandung dalam Pancasila:- RAfigkaian penyusunannya yang terkandung tentu tertumpu pada landasan ideal Pancasila yaitu pada sila ke 5 " Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia" yang kemudian disusun dalam UUD 1945 (landasan struktural) antara lain pasal 33 UUD 1945 yang kemudian diopersionalkan (landasan opersional) melalui ketetapan MPR berupa Garis-garis Besar Haluan negara (GBHN)

Sistem ekonomi yang pernah berlaku & Indonesia

Sejak kemerdekaan 17-08-1945 sampai saat ini Indonesia suda.h pernah menjalankan sistem ekonomi:

a. Sistem ekonomi liberal pada tahun 1950-an

b. Sistem etat'rsme atau sistem ekonomi terpimpin pada tahun 1960-an

c. Demakrasi ekonomi Indonesia pada zaman Orde Baru

Di dalam GBHN Tap MPR - RI 1988 No.IUMPR/1988 dikatakan bahwa:

Di dalam demokrasi ekonomi Indonesia ditentukan bahwa masyarakat harus lebih berperan aktif dalam kegiatan pembangunan. Pemerintah mempunyai kewajiban untuk memberikan bimbingan dan pengarahan dalam pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan dunia usaha. Sebaliknya dunia usaha perlu memberikan tanggapan terhadap pengarahan dan bimbingan serta penciptaan iklim tersebut dengan kegiatan-kegiatan yang nyata.

Adapun pelaksanaan demokrasi ekonomi Indonesia bertitik tolak pada pasal 33 ULJD 1945 yang secara lengkap berbunyi sebagai berikut:

1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar asas kekeluargaan

2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.

3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesarnya-besarnya kemakmuran rakyat.

Ciri-ciri positif demokrasi ekonomi Indonesia

l. Perekonomian disusun dan diusahakan secara bersama berdasar pada asas kekeluargaan.

2. Cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.

3. Bumi, air dan kekayaan alam dikuasai oleh negara dan digunakan untuk kemakmuran rakyat.

4. Sumber-sumber kekayaan dan keuangan digunakan setelah mendapat persetujuan lembaga-lembaga perwakilan rakyat dan diawasi oleh lembaga perwa.kilan rakyat.

5. Warp negara memii_iki kebebasan dalam memil-ih pekerjaan yang dikehendaki serta memp-anyai hak akan pekerjaan dan pengiudupan yang layak.

6. Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat. ..

7. Potensi, inisiatif dan daya kreasi setiap warga negara diperkembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum.

8. Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara.

Ciri-ciri negatcf demokrasi ekoncmi Indonesia

Ciri-ciri ini harus dihindarkan sebab:

1. Sistem free figh liberalism yang menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain yang dalam sejarahnya di Indonesia telah menimbulkan dan mempertahankan kelemahan struktur posisi Indonesia dalam ekonomi dunia.

2. Sistem etatisme, yaitu negara beserta aparatur ekonomi negara bersifat dominan serta mendesak dan mematikan potensi dan daya kreasi unit-unit ekonomi di luar sektor negara.

3. Pemisahan kekuata.n ekonomi pada satu kelompok dalam bentuk monopoli yang merugikan masyarakat.

e. Tata Ekonomi Dunia Baru

Pengertian:

Tata ekonomi dunia baru adalah cara atau sistem pengaturan ekonomi suatu negara dengan pengelolaan faktor produksi secara optimal untuk memenuhi kebutuhan negara tersebut dalarn mencapai kemakmuran.

Hal-hal yang menyebabkan semakin suramnya perekonomian dunia antara lain:

1. Keterbatasan energi

2. Kurangnya jumlah makanan karena bertambah seperti deret hitung dan semakin bertambahnya penduduk yang ber`tam'uah seperti deret ukur.

3. Terbatasnya sumber-sumber daya alam.

Pada tahun 1974 di Roma dilaksanakan konferensi pangan du.tia (Word Food Conference) Negara-negara peserta konferer.si menyerukan kepada, negara­ – negara yang mempunyai persediaan pangan agar membantu negara-negara lain yang mengalami kekurangan pangan. Konferensi pangan dunia ini dilaksanakan karena persediaan pangan dunia memang sangat memprihatinkan sebagai penyebab hal tersebut antara lain:

- meningkatnya jumlah penduduk yang sangat pesat, sehingga mengakibatkan bertambahnya perrnintaan terhadap pangan, sedangkan areal pertanian semakin sempit.

- Meningkatnya harga energi yang dapat menghambat laju peningkatan produksi pertanian.

- Adanya bencana alam seperti kemarau panj ang, banj ir, gempa bumi yang semuanya mengakibatkan rusaknya tanaman pangan, sehingga penduduk mengalami kelaparan.

Sehingga dengan demikian maka kelompok Roma mempunyai tujuan antara lain; menelaah dan mengkaji dunia yang rumit da.n kompleks serta menganalisis kecenderungan-kecenderunganya.

Pada tahun 1974 sidang khusus PBB mengeluarkan deklarasi dan aksi pembentukan Tata Ekonomi Dunia Baru yang mengatur antara lain:

a. Cara pendistribusian persediaan surnber-sumber alam seperti energi, beberapa jenis bahan mentah serta komoditi-komoditi lainnya.

b. Menghapus permainan dan persaingan antara negara-negara kaya untuk mendapatkan bahan baku semurah-murahnya dan menjual hasil produksi setinggi-tingginya di negera-negara miskin.

c. Setiap negara baik negara kaya maupun negara miskin secara bersama-sama berusaha meningkatkan kesejahteraan.

Selain hal tersebut diatas tata ekonorni dunia baru mempunyai Prinsip-prinsip sebagai berikut:

1. Pembangunan masing-masing negara erat hubungannya dengan pembangunan negara lain

2. Negara-negara di dunia merupakan suatu kesatuan yang mempunyai nasib dan kepentiagan sama.


BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Sistem ekonomi di indonesia merupakan sarana kita untuk melakukan intraksi antara negara indonesia dan negara lain, yang diasumsikan seperti impor ekspor

B. Saran

Saran yang bersifat membangun dan krikik sangat kami harapkan demi kelajutan dalam penyusunan makalah berikutnya.

0 komentar:

Poskan Komentar