DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

EKSISTENSI AL – QUR’AN DALAM PUSARAN GLOBALISASI

Kamis, 17 Februari 2011

Al – qur’an merupakan pedoman bagi umat islam yang senantiasa membentangkan cahaya untuk jiwa – jiwa yang haus akan sernan pada kebenaran, bukan hanya sekedar pedoman, mau kita tela’ah lebih jauh lagi … !! betapa butuhnya, akibatnya kita ini seakan – akan dikejar dan diburu oleh nafsu. Dalam kehidupan sehari – hari banyak hal aneh – aneh yang kita jumpai dan semuanya itu keluar dari nilai, nilai kita, maka dari kita sebagai generasi baru kita harus membuka lembaran baru dengan bekal keimanan dan ketaqwaan.

Sejak mulai pencipta alam ini mushaf Al – Qur’an sudah memenuhi seluruh jagad raya ini dengan utusannya sang legendaris islam yang tetap mengayom dan menebarkan nilai – nilai luhur selama selalu menjaga dan mengamalkannya. Al – Qur’an yang kita gengam jangan sampai kita abaikan apalagi de telantarkan, kita harus ingat bahwa Al – Qur’an bukanlah dengan ciptaan manusia melainkan satu – satunya mukjizat yang langsug Allah turunkan demi kepentingan umat. Itulah kasih sayang Allah dimanifistasikan lewat Al – Qur’an sehingga patutlah bagi kita bercap Al – Qur’an !S Wonderful Mukjizat.

Peran Al – Qur’an dalam kehiduapan kita begitu kurang di perhatikan, apalagi dizaman sekarang yang dengan pengaruh globalisasi seakan – akan Al – Qur’an ditinggalkan bagaikan baju lepas dari badan. Sangat di sayangkan, apabila kia khususnya generasi penerus apabila tidak dapat memahami seluruh aspek Al – Qur’an, kita maklum saja apabila ada orang awam tidak bisa baca Al – Qur’an, namun orang pintar apalagi lulusan pesantren, apabila tidak bisa Al – Qur’an juga tidak dapat memahami isinya sungguh hal yang merugikan dan sangat memalukan, maka dari itu mulai dari sekarang, sebelum dunia ini kelas kita harus intorspeksi diri dan lebih – lebih Al – Qur’an, kita harus merenung segala aspek – aspek yang ada di dalam Al – Qur’an sebab segala penciptanya didunia ini tak luput dari segala hal yang tertuang dalam Al – Qur’an.

Lingkungan alam semesta in memilik hubungan organik secara universal. Manusia sebagai pusat ”Gravitasi” seluruh makhluk yang ada, seharusnya menyadarri bahwa kedudukan Al – Qur’an begitu mulia sehingga dengan adanya pedoman kitab suci manusia merupakan ”makhluk unik” yang menjabat khalifah Allah di muka bumi ini. Sehingga apabila generasi kehidupan ini jika tidak di isi dengan cacaya Al – Qur’an maka tidak menutup kemungkinan kita ini akan selamanya menapaki jalan lurus justru dengan kecanggihan globalisasi ini pasti kia ini dengan mudahnya mengabaikan Al – Qur’an.

Eksitasi Al – Qur’an merupakan peluang besar kita untuk lebih mendekatkan diri kita kepada sang khalik sekaligus kita renungkan dibalik pencipta Al – Qur’an ini segala sesuatu di alam semesta ini tidaklah diciptakan dengan sia – sia namun semua ini ada hikmah yang agung di balik penciptaannya sehingga dengan bertafakkur kita akan senaniasa ingat kepada Allah, sehingga menjadi hamba yang bersyukur.

Segala hal yang terkandung dalam Al – Qur’an ini tercermin dalam penciptaan alam semesta, makhluk, langit, udara, api, tanah, tumbuh – tumbuhan kita lebih – lebih ini merupakan hal yang jarang dilakukan oleh manusia sebaba kebanyakan dari kita lebih ambisius dalam hal kedunian ini, kita senang dan tentram, apalagi cahaya Al – Qur’an sudah meresap dalam hari kita, sebab Al – Qur’an senantiasa mengikis sifat jellek yang ada dalam diri kita begitu agungnya penciptaan Al – Qur’an sehingga mampu menggetarkan hati yang penuh duri nilai magic Al – Qur’an mampu melemahkan kedhaliman orang – orang kafir.

Begitulah eksistensi Al – Qur’an dalam pusaran globalisasi ini sehingga kita akan segera bangkit dan mengamalkan segala hal yang terkandung didalamnya, sebab takkan mudah bagi kita jika dari sekarang kita tidak berusaha untuk melakukan permohonan terhadap dunia kita terlebih – lebih kita harus tetap waspada dan mejaga segala hal – hal yang merusak dan mencemari Al – Qur’an.


0 komentar:

Poskan Komentar