DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

Hukum laju reaksi

Sabtu, 19 Februari 2011


Hukum laju reaksi berbunyi bahwa “ umumnya laju reaksi tergantung pada konsentrasi awal zat – zat pereaksi ”. sehingga dengan reaksi secara umum V=[ A ]­ [ B ] n, bisa disimpulkan bahwa tingkat reaksi total adalah jumlah total dari tingkat reaksi semua pereaksi, tingkat reaksi nol berarti laju reaksi tersebut tidak terpengaruh oleh konsentrasi pereaksi. Tetapi hanya tergantung pada harga k. dan harga k tergantung pada suhu, jika suhu tetap harga k juga tetap. Lebih jelasnya lihat grafik pada bab orde reaksi.

Laju reaksi bisa bernilai tinggi dengan syarat tingginya suhu atau temperatur dan banyaknya konsentrasi selain pangkat nol. Tingginya suhu pada proses reaksi menyebabkan energi kinetik dari partikel – pertikel zat reaktan yang bertumbukan akan semakin cepat sehingga zat produk yang diproleh mekin besar. Dari faktor suhu tersebut didapati rumus berikut, pada umumnya untuk kenaikan suhu 10C.

ket:

dV = kenaikan laju reaksi

dT = kenaikan suhu ( 10◦ C )

Tt = suhu akhir

To = suhu awal

Vo = laju reaksi awal

Vt = laju reaksi akhir

Contoh : laju reaksi A + B naik menjadi 2 kali lipat setiap kenaikan suhu 10C. berapa kali lebih cepat laju reaksinya, bila suhu awalnya 20C dan suhu akhir 60C ?

Jawab : Vt = (dV)

Vo = (2) (1)

V = 16

Tingginya derajad suhu pada proses reaksi yang menyebabkan tumbukan efektif akan menghasilkan energi yang cukup untuk menghasilkan produk. Pada reaksi endotrem energi reaksi kecil setelah suhu dinaikkan energi akan bertambah, ketika hasil reaksi mulai bertambah energinya lebih tinggi daripada energi pereaksi, sehingga harga H nya (+). Sementara reaksi ekseterm, energi pereaksi cukup besar, setelah kolor di lepas enegi semakin kecil. Sehingga energi produk lebih kecil daripada energi pereaksi dan harga H (–).

Perlu diperhatikan pada rumus suhu diatas berlaku pada kenaikan suhu 10C karena pada kenaikan itu, akan menyebabkan harga k menjadi dua kali semula.

Jadi pengaruh tingginya suhu didasarkan pada teori tumbukan partikel yang bergerak bebas. Pada suhu yang tinggi molekul – molekul yang bereaksi bergerak lebih cepat, sehingga energi kinetiknya tinggi. Maka energi yang dihasilkan pada tumbukan antar molekul akan menghasilkan energi yang besar dan cukup untuk melangsungkan reaksi. Sehingga waktu yang dibutuhkan semakin kecil.

0 komentar:

Poskan Komentar