DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEGIATAN BISNIS

Minggu, 06 Februari 2011

A. Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Bisnis Secara Tidak Langsung

1. Inflasi

Inflasi merupakan suatu gejala ekonomi yang tidak pernah dapat dihilangkan secara tuntas, inflasi dapat di artikan sebagai suatu kondisi merosotnya nilai mata uang karena banyaknya uang beredar sehingga menyebabkan naiknya harga barang – barang.

Jenis – Jenis Inflasi :

a. Berdasarkan sumbernya

* Berdasarkan dari luar negeri

* Berrdasarkan dari dalam negeri

b. Berdasarkan kepandaiannya

- Inflasi ringan - Inflasi berat

- Inflasi sedang - Inflasi sangat berat

Dampak Inflasi Terhadap Perekonomian Masyarakat Dan Negara

a. Dampak positif dari inflasi

Ø Para pengusaha dapat memperluas skala produksinya

Ø Pemiliki harta tetap seperti tanah bangunan dan rumah dapat mempertahankan atau menambah nilai riil pendapatannya

b. Dampak negatif dari inflasi

Ø Arus impor barang – barang luar negeri meningkat dan arus eksportnya menurun atau harga barang eksport mahal

Ø Tabungan masyarakat merosot

Ø Penerapan harga pokok dan harga jual tidak tepat

Ø Menurnnya jumlah barang dan jasa yang di konsumsi oleh masyarakat

Ø Investasi yang produktif dapat berkurang.

2. Produktivitas

Produktifitas dapat diartikan sebagai barang – barang dan jasa tiap unit tenaga kerja. Tenaga kerja tersebut dapat berupa manusia, mesin – mesin dan hewan produktifitas dapat ditingkatkan dengan menggunakan metode – metode produksi yang efisien, metode – metode tersebut berfungsi untuk mempertahankan keunggulan kompetitif, dengan cara ini perusahaan dapat menghasilkan biaya produksi yang lebih rendah.

Menurut Griffin dan Erbert (1999) produktifitas memiliki dampak baik secara internasional maupun domestik yaitu apabila suatu negara menjadi lebih produktif dari pada negala lain maka negara tersebut akan semakin makmur demikian sebaliknya apabila suatu negara tidak berhasil menyamai peningkatan produktifitas negara pesaing maka negara tersebut melihat standar hidupnya menjadi jauh dibawah negara – negara lain didunia. Dengan adanya peningkatan produktifitas dapat menjadikan perusahaan mampu membayar upah lebih tinggi tanpa meningkatkan harga tetapi peningkatan produktivitas pada salah satu divisi atau departemen jangan terlalu ditekankan karena hal ini akan mengakibatkan kecilnya kerja sama baik secara kelompok maupun keseluruhan perbaikan perusahaan. Dengan demikian perusahaan harus hati – hati dalam menggunakan ukuran produktifitas.

3. Pengangguran

Pengangguran ialah suatu keadaan dimana seseorang yang tergolong dalam angkatan kerjanya mendapatkan pekerjaan akan tetapi dalam memperolehnya. Pengangguran sangat berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi karena apabila dalam suatu ekonomi terdapat pengangguran sebanyak dua atau tiga persen dari jumlah tenaga kerja maka ekonomi itu sudah dipandang sebagai mencapai kesempatan pekerjaan penuh.

Dampak Dari Pengangguran

a. Dampak Negatifnya

1. Terhadap perekonomian

· Sektor pajak berkurang

· Tidak dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi

· Kekacauan politik dan sosial selalu berlaku dan akan menimbulkan efek yang buruk kepada kesejahteraan masyarakat serta prospek pembangunan dalam jangka panjang

2. Terhadap individu

a. Dapat menghilangkan pengguran mata pencaharian dan pendapatan

b. Pengangguran dapat menghilangkan keterampilan dan menimbulkan masalah sosial

b. Dampak Positifnya

Semakin banyak pengangguran perusahaan akan lebih sedikit mengeluarkan uang untuk upah tenaga kerja karena banyak tenaga kerja dibayar dengan murah

B. Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Bisnis Secara Langsung

1. Faktor Internal

a. Manusia (Man)

Manusia sangat berpengaruh terhadap kegiatan bisnis, karena manusia adalah sebagai penggerakknya tanpa adanya manusia kegiatan bisnis tak akan bisa berjalan dan perusahaan tidak mungkin bisa menghasilkan suatu barang dan jasa, apalagi setiap aktivitas manusia dalam kehidupan sehari – hari konsumsi barang dan jasa dalam dapat mendorong tumbuh dan berkembngnya peluang bisnis.

b. Modal / money

Modal / money adalah dana yang di perlakukan untuk membiayai peusahaan bisnis dana tersebut dapat berupa penanaman modal oleh pemilik perusahaan atau pememegang saham, pinjaman Bank atau dari sebagian keuntungan yang diperoleh perusahaan. Dana atau uang tersebut digunakan untuk membeli bahan baku, membayar tenaga kerja, memasang mesin – mesin baru atau untuk memperluas bangunan pabrik dan model ini juga diperlukan untuk memulai suatu usaha maupun untuk menjaga perusahaan tersebut agar tetap dan tumbuh.

c. Materi

Materi juga bisa desebut dengan bahan baku / mentah, materi merupakan masukan yang nampak dan yang di gunakan dalam proses produksi bahan / materi ini dapat berasal dari alam, materi ini bermamfaat dalam kegiatan bisnis perusahaan tanpa materi tidak akan bisa menghasilkan dan mengelah suatu barang produk. Materi dalam perusahaan harus tersedia setiap saat selama selama produksi berlangsung karena jika berhenti, biaya atas kerugian tersebut sangatlah besar, tapi dilain sisi perusahaan tidak menginginkan materi tersebut terlalu besar jika kelebihan kesediaan materi maka perusahaan mengalami penyusutan atau barang-barang menjadi usang.

d. Peralatan / perlengkapan (Machine)

Salah satu cara untuk peningkatan produktivitas biasanya penggantian tenaga kerja manusia dengan mesin, dalam manufakturing, transportasi, komunikasi penggantian tenaga kerja manusia dengan mesin sangat jelas terlihat, hal ini di pacu karena harga tenaga kerja manusia yang terus meningkat secara relatif dibandingkan modal sehingga dengan pengadaan peralatan dapat mengefesiensikan biaya yang dikeluarkan.

e. Metode (Methode)

Metode adalah suatu cara yang dilakukan oleh para pelaku bisnis untuk menganalisis kegiatan bisnis yang meliputi pengamatan, pencacatan yang cermat tentang lamgkah-langkah yang akan diambil oleh pelaku bisnis untuk meningkatkan efesien kerja maupun untuk mengembangkan produk-produknya.

2. Faktor Eksternal

Pihak eksternal adalahmerupakan pihak bisnis yang berada diluar kegiatan bisnisnya yang tak mengkin dapat dikendalikan begitu saja oleh para pelaku bisnis, dan diarahkan sesuai dengan keinginan perusahaan.

Faktor eksternal di bagi menjadi 2

a. Faktor-faktor yang berada dilingkungan mikro

Lingkungan ini merupakan lingkungan bisnis yang berada diluar intra perusahaan

a) Pemerintah

Pemerintah merupakan pengatur atau penggerak dalam kegiatan bisnis atau dalam perekonomian, pemerintah mempunyai kebijakan dan berhak mambuat undang-undang. Kebijakan-kebijakan tersebut dapat mempengaruhi kinerja ekonomi melalui mekanisme anggaran belanja negara. Dengan menurunkan tingkat pajak pemerintah perusahaan akan meningkatkan pendapatan dan dengan adanya pemerintah, masalah-masalah yang ada di dalam perekonomian seperti; inflasi, depriasi, pengangguran akan segera teratasi.

b) Perantara

Apabila produk telah bersedia maka produk tersebut harus disalurkan kepada konsumen lewat perantara pedagang (meddle men) kebanyakan produk konsumsi di distribusikan dengan cara (produsen – pedagang – pengecer – konsumen) dengan cara seperti ini maka pelaku bisnis bisa konsentrasi pada kegiatan produksinya, namun dengan adanya perantara pelaku bisnis akan bisa kehilangan kontrol penjualan dan kesulitan mengendahkan harga akhir dan tidak akan tahu apakah produknya dapat diterima konsumen atau tidak.

c) Pemegang Sahan

Pemegang saham adalah orang yang menanam modal pada perusahan yang berbentuk saham. Pemegang saham merupakan suatu bagian yang dalam mengatur kegiatan atau jalannya roda perusahaan publik dimana para pemegang saham memiliki kemungkinan untuk mempengaruhi suatu perusahaan dengan hak suara yang dimilikinya sesuai dengan persentase saham yang dimikili.

d) Pesaing

Para pelaku bisnis harus mempertimbangkan sifat persaingan pasar, dimana perusahaan bersaing dengan strategi pemasaran menurut jenis dan sifat persaingan yang lebih spesifik. Pelaku bisnis juga harus memperhitungkan jumlah pesaing karena pesaing dapat menjadi ancaman terhadap produksi-produksinya, namun pesaing juga bisa manjadi motivasi pelaku bisnis untuk mencapai hasil yang lebih baik dan efesien.

e) Konsumen atau pelanggan

Konsumen merupakan inti dari aktivitas pemasaran. Setiap aktivitas tersebut diarahkan kepada konsumen, yaitu orang yang akan menjadi penentu akhir (apakah perusahaan itu berhasil atau gagal), dengan demikian pelaku bisnis harus dapat mempengaruhi kosnumen untuk membeli produk nya sehigga keuntungan akan segera dicapainya.

Pengertian pelanggan sebenarnya sama dengan konsumen namun bedanya adalah konsumen sebagai pembeli dan dikonsumsi sendiri sedangkan pelanggan adalah sebagai pembeli sekaligus sebagai penjual dan dikonsumsi sendiri.

f) Lembaga konsumen

Lembaga ini akan membantu konsumen dalam memperjuangkan haknya jika ada masalah antara konsumen dengan produk perusahaan maka lembaga ini akan membantu konsumen untuk mengatasi masalah tersebut.

b. Faktor-Faktor Yang Berada Dalam Lingkungan Mikro

Lingkungan makro adalah kekuatan – kekuatan yang timbul dan berada di luar jangkauan serta biasanya terlepas dari operasional perusahaan lingkungan ini meliputi :

a) Faktor Demografi

Faktor ini terdiri sumbe tenaga kerja yang tersedia dalam masyarakat, angkatan kerja, tingkat kelahiran, tingkat kematian, penyebaran penduduk, umur, jenis kelamin, dan lain – lain. Faktor ini sangat mempengaruhi pada perusahaan diantaranya :

1. Perubahan jumlah penduduk akan mempengaruhi permintaan

2. Perubahan struktur usia penduduk akan mempengaruhi pemindahan jenis produk sesuai dengan pembaharuan umur.

3. Distribusi pendapatan

4. Tingkat pengangguran akan bertambah jika perusahaan tidak lagi memperluas lapangan kerja.

b) Faktor Ekonomi

Sistem perekonomian sangat mempengaruhi perkembangan perusahaan yang sama sistem tersebut terdiri dari berbagai aspek ekonomi dan unit – unit ekonomi dalam menyambut yang meliputi jenis organisai ekonomi, sistem pemilikan perusahaan, sistem perpajakan dan perbankan, angkatan kerja, tingkat produktivitas, pola konsumen dan lain – lain.

c) Faktor Teknologi

Dalam kenyataan tingkat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dibidang industri dan fasilitas lainnya dalam pabrik yang perkembangan sangat pesat ikut terpengaruh dalam perkembangan perusahaan. Kemajuan dibidang terknologi yang berubah – ubah dari waktu ke waktu itu sangat cepat terpengaruh dunia usaha perusahaan yang statis dan perusahaan yang tidak mengikuti perkembangan teknologi akan cendrung tertinggal dibadingkan dengan perusahaan perusahaan yang melakukan adaptasi teknologi untuk membuat operasional usaha lebih efektif dan efisien.

d) Faktor Politik

Dalam hal ini menyangkut tingkat dan pemusatan kekuatan politik, sifat organisai politik sistem partai dan kesadaran masyarakat sangat berpengaruh terhadap kehidupan operasi perusahaan karena perusahaan merupakan lembaga sosial yang selalu berhubungan dengan masyarakat.

e) Faktor Sosial

Kebiasaan dan nilai – nilai sosial lingkungan masyarat sangat berpengaruh terhadap perusahaan yang mana dilingkugan sosial ini meliputi berbagai aspek kehidupan masyarakat dan peraturan pemerintah contohnya sikap masyarakat terhadap polusi / pencemaran akibat limbah industri.

0 komentar:

Poskan Komentar