DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

DPR: Masak Negara Kalah dengan Pasar

Senin, 18 Juli 2011
Harga-harga sejumlah barang kebutuhan pokok yang sudah merangkak naik sejak beberapa pekan ini, tentu membuat masyrakat makin terbebani. Seusai masa pembayaran sekolah, sekarang menjelang bulan Ramadhan, beban masyarakat makin ditambah dengan kenaikan harga beras, daging sapi, ayam, dan telur.

"Negara masak tidak bisa mengatur pasar. Ini betul-betul liberal dan negara tidak punya kepedulian. Karena sifatnya siklus tahunan, seharusnya antisipasi pemerintah lebih matang dalam menghadapi lonjakan harga pangan menjelang Ramadhan dan tidak mengambil jalan instan semisal impor," ujar Anggota Komisi IV DPR RI dari F-PKS Rofi Munawar di Jakarta, Selasa (19/7/2011).

Dua pekan menjelang bulan Ramadhan, dapat di rasakan harga pangan secara bertahap mengalami kenaikan di berbagai sentra pasar yang ada di tanah air, misalkan telur yang biasanya Rp 13.000 per kg menjadi Rp 16.000 per kg, daging sapi dari Rp 48.000 per kg naik menjadi Rp 60.000 kg, harga daging ayam dari Rp 25.000 per kg menjadi Rp 28.000 per kg, harga gula pasir biasanya hanya Rp 8.000 per kg saat ini melesat tajam mencapai Rp 16.000 per kg. Bahkan harga beras dengan mutu rendah dengan harga di bawah Rp 5.000 per kg sudah sangat sulit di temukan di pasar. KOMPAS.com

0 komentar:

Poskan Komentar