DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

Siap-siap Pengalihan Lalin di Ampera

Rabu, 15 Juni 2011

Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sujarno mengungkapkan, pengalihan arus besok, Kamis (16/6/2011) di Jalan Ampera Raya, mungkin akan dilakukan saat persidangan Abu Bakar Ba'asyir digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun, pengalihan arus hanya akan dilakukan apabila terjadi kepadatan pendukung Ba'asyir. "Sangat situasional soal pengalihan arus ini," kata Sujarno, Rabu (15/6/2011) di Polda Metro Jaya.

Sangat situasional soal pengalihan arus ini.
-- Kombes Sujarno

Ia melanjutkan, apabila terjadi pengalihan arus lalu lintas (lalin), sejumlah ruas jalan tidak bisa dilalui pengendara seperti di jalan menuju Ampera Raya melalui Jeruk Purut ataupun jalan menuju Ampera Raya dari arah Ragunan atau Gedung Trakindo. "Jalur-jalur itu yang akan kami alihkan apabila terjadi sesuatu di pengadilan," tutur Jarno.

Seperti diberitakan, jaksa penuntut umum (JPU) menuntut hukuman seumur hidup kepada Ba'asyir. JPU menganggap Ba'asyir mengetahui dan terlibat dalam pelatihan militer di Pegunungan Jalin Jantho, Aceh.

Vonis terhadap Ba'asyir akan dibacakan majelis hakim yang diketuai Herry Swantoro pada Kamis (16/6/2011) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya. Sebanyak 3.831 personel pasukan pengamanan yang terdiri dari 2.886 personel Polda Metro Jaya, 395 personel TNI, dan 550 personel Mabes Polri disiagakan di PN Jaksel.

Kendaraan taktis dan penembak jitu (sniper) juga turut disiagakan. Pengamanan tidak hanya dilakukan di Jakarta, tetapi polda di sejumlah daerah juga siaga mengantisipasi aksi teror. KOMPAS.com

0 komentar:

Poskan Komentar