DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

Demokrat: Mr A Justru Solidkan Partai

Jumat, 03 Juni 2011

Demokrat menuding politisi berinisial Mr A turut menunggangi kemelut internal yang terjadi di tubuh Partai Demokrat. Bahkan, politisi yang dikatakan sebagai tokoh eksternal Demokrat itu disebut berasal dari partai kawakan, dekat dengan Partai Demokrat, bermodal besar, dan tergabung dalam koalisi parpol pendukung pemerintah, berada di balik akun Twitter "@mnazar78". Kendati demikian, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Achmad Mubarok, mengaku berterima kasih kepada Mr A tersebut.

"Gara-gara politisi A, kader Demokrat jadi kompak," katanya ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (3/6/2011).

Menurutnya, para kader Demokrat justru menjadi lebih waspada terhadap adanya upaya penghancuran partai dari pihak luar. Hal ini sejalan dengan peringatan yang disampaikan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. "Hati-hati, Partai Demokrat bisa dikerjai orang. Kita harus tetap kompak," ujar Mubarok meniru ucapan SBY.

Pengamat politik Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi, secara terpisah, juga menyampaikan, digulirkannya inisial Mr A oleh Demokrat bisa jadi sebagai upaya untuk menyolidkan internal partai yang tak kompak menghadapi kasus Nazaruddin. Ia melihat, kemungkinan adanya pihak luar yang "mendompleng" kasus Nazaruddin bisa saja terjadi. Akan tetapi, persoalan utama, menurutnya, adalah soliditas Demokrat yang tak utuh setelah adanya faksi-faksi seusai kongres tahun lalu.

"Saya menilai Mr A sengaja dipakai oleh elite Demokrat untuk kembali menyatukan kohesi partai yang dihantam faksi-faksi. Dengan memunculkan isu dari eksternal partai, akan memicu perbedaan sikap dalam menghadapi kasus Nazar menjadi solid. Memunculkan nama tokoh dari luar, dengan harapan kader partai lebih memerhatikan soal kepentingan dan kesatuan partai, ketimbang faksi," tutur Burhanuddin. KOMPAS.com

0 komentar:

Poskan Komentar