DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

Bank dari China Ingin Akuisisi Bank Maspion?

Kamis, 11 Agustus 2011

Bank pemberi pinjaman kedua terbesar di dunia, China Construction Bank dikabarkan ingin mengakuisisi PT Bank Maspion Indonesia. Namun rencana itu belum disampaikan kepada Bank Indonesia.

Pasalnya, BI sendiri saat ini menahan semua investor asing yang ingin masuk ke perbankan Indonesia. Hal ini terkait rencana BI untuk mengeluarkan aturan mengenai pembatasan kepemilikan asing di perbankan.

"China Construction Bank belum memasukkan rencananya secara formal. Sampai akhir tahun BI tidak menerima akuisisi untuk investor asing, tunggu aturannya keluar dulu," ujar Direktur Direktorat Perijinan dan Informasi Perbankan BI Jono Swastanto.

Seperti diketahui BI juga tengah membahas aturan maksimum kepemilikan saham oleh satu pihak tertentu. Besaran kepemilikan saham ini belum ditetapkan. Aturan ini juga nantinya akan bersamaan dengan aturan kantor cabang bank asing harus berubah status menjadi badan usaha di Indonesia.
"Mungkin itu dalam bentuk perseroan terbatas. Semester dua tahun ini," tambah Joni.

Seperti yang dikutip dari laman todayonline.com, China Construction Bank telah mengajukan tawaran awal untuk mengakuisisi Bank Maspion. Pemegang saham Maspion berencana menjual lebih 50 persen sahamnya dengan valuasi US$200 juta (Rp1,7 triliun). China Construction Bank yang juga dimiliki Temasek Holding sebesar 7 persen belum memutuskan apakah akan mengajukan tawaran mengikat atau tidak.

Berdasarkan websitenya, pemegang saham mayoritas Bank Maspion dimiliki oleh PT Alim Investindo sebesar 77,81 persen. Bank yang berpusat di Surabaya ini didirikan April 1990 ini memiliki 46 kantor pada Desember 2001. VIVAnews

0 komentar:

Poskan Komentar