DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

Todung: Semoga Nazar Tidak Takut

Selasa, 09 Agustus 2011

Advokat senior Todung Mulya Lubis berharap mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin berani terbuka di depan aparat penegak hukum, sama beraninya ketika ia berbicara melalui layanan telepon dan layanan Blackberry Messenger (BBM) kepada media selama ini.

Todung mengatakan, persoalan Nazaruddin tak hanya berhenti ketika dia sudah berhasil dipulangkan. Namun, aparat perlu memastikan Nazaruddin tidak takut mengungkapkan semua hal yang diketahuinya dan bisa menunjukkan bukti-bukti yang sah secara hukum.

"Permasalahannya sekarang apakah Nazaruddin akan membuka semua rahasia misteri yang belum terungkap selama ini? Kalau kita ingin membongkar semua korupsi di semua instansi yang melibatkan Nazaruddin dan Demokrat, Nazaruddin punya kewajiban untuk membongkar itu. Tapi saya khawatir Nazaruddin takut, akan dibungkam oleh pihak-pihak yang merasa terancam kedudukannya," ungkapnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/8/2011).

Ia memperkirakan, kasus Nazaruddin tak bisa segera selesai. Apalagi, Nazaruddin terkait banyak kasus lain di beberapa kementerian, selain kasus suap pembangunan wisma atlet SEA Games 2011 yang melibatkan pula Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharram.

Todung juga berharap KPK bisa obyektif dalam menuntaskan kasus-kasus Nazaruddin. Pasalnya, dua di antara lima pimpinan KPK juga disebut-sebut Nazaruddin terlibat dalam kongkalikong penyelesaian kasus hukum. KPK juga diharapkan bisa menjamin keselamatan Nazaruddin sebagai 'peniup peluit' bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

"Harus dilakukan pemeriksaan yang independen dan tidak bias, baik oleh KPK maupun kepolisian. Hak-hak Nazaruddin juga harus dipenuhi, karena dia juga whistle blower yang bisa mengungkapkan kasus-kasus. LPSK bisa melakukan sesuatu untuk menjaga hak-hak Nazaruddin. Peniup pluit tidak selamanya bersih dari keterlibatan kejahatan, tapi dia bisa mendapat keringanan hukuman," tandasnya. KOMPAS.com

0 komentar:

Poskan Komentar