DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

Pique: Terima Kasih, MU

Senin, 23 Mei 2011

Bek Barcelona, Gerard Pique (24), mengatakan, dirinya mengalami masa-masa sulit ketika bermain untuk Manchester United. Namun, menurutnya, pengalaman itu ikut membantunya berkembang sehingga menjadi seperti sekarang ini.

Pique bermain untuk MU pada 2004, atau setelah tujuh tahun belajar di akademi sepak bola Barcelona. Setelah dipinjamkan ke Zaragoza pada 2006-2007, ia dilepas permanen ke Barcelona pada 2008 dan bertahan sampai sekarang.

"Aku pergi ke Inggris pada usia 17 tahun dan itu sulit. Setelah terbiasa bermain setiap pekan, aku tiba-tiba melihat diriku berada di rumah pada hari pertandingan. Itu sangat sulit bagiku dan pada hari-hari itu aku berpikir, 'Percuma aku ke sini'. Namun, aku tak akan menjadi seperti sekarang ini, jika aku tak pindah ke Manchester United," kata Pique.

"Aku belajar untuk hidup dalam masa sulit sendirian. Aku menelepon ibuku dan mengatakan segalanya baik-baik saja, ketika aku sungguh-sungguh ingin menangis. Aku akan selalu berutang besar kepada (Manajer MU Alex Ferguson) atas segala yang telah ia lakukan dalam merawatku."

Pique pindah ke Barcelona setelah MU mengalahkan Chelsea di final Liga Champions. Pique menikmati pertandingan itu dari kursi penonton. Semusim kemudian, Pique menemukan dirinya bermain sebagai starter di final Liga Champions melawan MU, di Roma.

"Jauh lebih tidak enak menonton dari kursi penonton ketimbang berada di lapangan," kata Pique.

"Menemukan diriku melawan pemain yang dengannya aku berbagi sepenggal sejarah satu musim lalu adalah momen yang sangat emosional."

"Bermain bersama Wayne Rooney, Rio Ferdinand, dan Ryan Giggs, yang merupakan salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola, adalah pengalaman tak ternilai dan tak terlupakan," tuturnya.

Pada 28 Mei mendatang, Pique akan mengulang kembali momen final Liga Champions 2009, yang kali ini digelar di Stadion Wembley.KOMPAS.com

0 komentar:

Poskan Komentar