DAPATKAN UANG CUMA-CUMA DISINI ..!

EKONOMI PERTANIAN

Sabtu, 07 Mei 2011

(Supply and Demand) dalam ilmu ekonomi, adalah penggambarkan atas hubungan-hubungan di pasar, antara para calon pembeli dan penjual dari suatu barang. Model penawaran dan permintaan digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas yang terjual di pasar. Model ini sangat penting untuk melakukan analisa ekonomi mikro terhadap perilaku para pembeli dan penjual, serta interaksi mereka di pasar. Ia juga digunakan sebagai titik tolak bagi berbagai model dan teori ekonomi lainnya. Model ini memperkirakan bahwa dalam suatu pasar yang kompetitif, harga akan berfungsi sebagai penyeimbang antara kuantitas yang diminta oleh konsumen dan kuantitas yang ditawarkan oleh produsen, sehingga terciptalah keseimbangan ekonomi antara harga dan kuantitas. Model ini mengakomodasi kemungkian adanya faktor-faktor yang dapat mengubah keseimbangan, yang kemudian akan ditampilkan dalam bentuk terjadinya pergeseran dari permintaan atau penawaran.

Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.

Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.

1. PENGERTIAN

a) Permintaan

Secara umum Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu yang sudah di tentukan. Sedangkan konsep permintaan ialah teori ekonomi yang menyatakan bahwa harga dipengaruhi oleh permintaan. Oleh karena itu, teori tersebut berasumsi bahwa ketika permintaan di pasar naik, maka harga barang pun akan ikut naik. Tetapi, jika permintaan turun, maka harga pun akan ikut turun. Turunnya permintaan sendiri awalnya disebabkan oleh naiknya, atau terlalu tingginya harga di pasar, sehingga masyarakat berfikir ulang untuk spending money. Maka, ketika masyarakat tidak berminat untuk membeli barang mereka (produsen), maka produsen akan menurunkan harganya, agar masyarakat kembali dapat mengkonsumsi barang yang mereka produksi.Begitu juga sebaliknya. Teori ini berbanding terbalik dengan teori Penawaran, yang berbang lurus dengan pola harga. "Semakin turun tingkat harga, maka semakin banyak jumlah barang yang bersedia diminta dan sebaliknya semakin naik tingkat harga semakin sedikit jumlah barang yang bersedia diminta".(Sutejo:1994/ Google)

b) Penawaran

Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu. Semakin tinggi Harga, jumlah barang yang ditawarkan semakin banyak. Sebaliknya semakin rendah harga barang, jumlah barang yang ditawarkan semakin sedikit. Inilah yang disebut hukum penawaran. Hukum penawaran menunjukkan keterkaitan antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga. "Semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang bersedia di tawarkan".(Sutejo:1994/ Google)

c) Elastisitas Permintaan dan Penawaran

1) Elastisitas Permintaan

a. Price elasticity of demand (harga permintaan)

Adalah mengukur perubahan jumlah barang yang diminta yang diakibatkan oleh perubahan harga barang tersebut.

b. Incom Elasticity Of Demand (pendapatan dan permintaan)

Adalah mengukur perubahan jumlah barang yang diminta yang diakibatkan oleh perubahan pendapatan konsumen.

c. Cross Elasticity of Demand

Adalah men gukur perubahan jumlah X yang diminta yang diakibatkan oleh perubahan harga barang Y.

2) Elastisitas Penawaran

Adalah mengukur responsif penawaran sebagai akibat perubahan harga. Elastisitas penawaran=Ukuran kuantitatif yang menunjukkan perubahan kuantitas penawaran suatu barang sebagai akibat dari perubahan harga.

2. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN, PENAWARAN DAN ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN

- Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan :

a. Perilaku konsumen/selera konsumen. Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.

b. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.

c. Pendapatan/penghasilan konsumen. Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.

d. Perkiraan harga di masa depan. Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.

e. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen. Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.

- Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penawaran :

a. Besarnya biaya produksi, Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.

b. Harapan harga pada masa mendatang, Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.

c. Pajak, Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.

d. Jumlah barang yang diproduksi

e. Harga barang-barang lain

f. Jumlah barang yang tersedia di pasar

g. Penetapan harga oleh pemerintah

h. Luas sempitnya daerah pemasaran

i. Kebijakan di bidang perdagangan

-Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Elastisitas Permintaan dan Penawaran

a. Tingkat keutuhan
Apabila kebutuhan terhadap suatu barang sangat penting, perubahan harga tidak mempengaruhi jumlah permintaan, maka permintaan terhadap barang ini bersifat inelastic, sebaliknya bila kebutuhan terhadap suatu barang kurang penting, maka permintaan bersifat elastic.

b. Adanya barang-barang substitusi
Banyak atau sedikitnya macam barang substitusi sangat mempengaruhi jumlah permintaan. Kalau barang substitusi banyak, dengan terjadinya kenaikan harga sedikit saja, maka permintaan ini bersifat elastic. Apabila barang substitusi tidak ada maka permintaan itu akan bersifat elastic.

c. Pendapatan konsumsi
Apabila pendapatan konsumen relative besar bila dibandingkan dengan harga barang maka permintaan akan bersifat inelastic sebaliknya konsumen yang berpendapatan kecil dengan terjadinya perubahan harga sedikit saja akan mempengaruhi permintaan terhadap barang, permintaan ini bersifat inelastic.

d. Perubahan harga dan barang yang diminta
Hal ini akan mempengaruhi golongan lain untuk meminta barang tersebut, sehingga permintaan menjadi elastic.

e. Adanya barang yang serbaguna
Barang yang dapat digunakan secara multifungsi maka permintaan terhadap barang tersebut akan bersifat elastic.

f. Tradisi
Apabila pemakaian sesuatu barang sudah menjadi tradisi walaupun berapa pun naiknya harga, orang akan tetap membelinya, maka permintaan ini bersifat inelastic, tetapi apabila tidak didasarkan tradisi permintaan akan bersifat elastic.

g. Mode
Mode juga mempengaruhi permintaan terhadap sesuatu barang, apabila barang tersebut sudah digandrungi oleh masyarakat, maka berapapun naiknya harga akan tetap dibeli. Maka permintaan akan bersifat inelastic demikian sebaliknya.

3. JENIS-JENIS ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN

A. Jenis Elastisitas Permintaanskip to main | skip to sidebar

1. Permintaan inelastis sempurna
Artinya berapapun harga berubah jumlah barang yang diminta tetap tidak berubah maka permintaan ini tidak peka terhadap perubahan harga.

2. Permintaan inelastis
Artinya bila harga berubah maka permintaan hanya berubah sedikit,misalnya harga naik 20% menyebabkan permintaan turun sebesar 10% atau kurang dari 20%

3. Permintaan Elastis Uniter
Artinya kenaikan harga akan membuat permintaan turun sebanding dengan kenaikan harga tersebut.

4. Permintaan elastis
Artinya kenaikan harga akan mengakibatkan penurunan jumlah barang yang diminta lebih besar dari prosentase kenaikkan harga itu sendiri.misal,harga naik 20% akan mengakibatkan permintaan turun sebesar 30% atau lebih besar dari perubahan harga

5. Permintaan elastis sempurna
Artinya jumlah permintaan tetap banyak meski harga belum mengalami perubahan. Bayangkan apa yang terjadi bila harga mengalami penurunan.

B. Jenis elastisitas Penawaran

1. Penawaran elastis
Penawaran disebut elastis apabila koefisien elastisitasnya lebih besar dari satu (Es > 1). Artinya,persentasi perubahan jumlah barang yang ditawarkan lebih besar daripada persentase perubahan harga

2. Penawaran inelastis
Penawaran disebut inelastis apabila koefisien elastisitasnya lebih kecil dari satu (Es < 1). Artinya,persentasi perubahan jumlah barang yang ditawarkan lebih kecil daripada persentase perubahan harga

3. Penawaran elastis uniter
Penawaran disebut elastis uniter apabila koefisien elastisitasnya sama dengan satu (Es = 1). Artinya,persentasi perubahan jumlah penawaran sama dengan persentase perubahan harga

4. Penawaran Elastis Sempurna
Penawaran disebut elastis sempurna apabila koefisien elastisitasnya sama dengan tak terhingga (Es = ∞). Artinya,pada perubahan harga tertentu, kuantitas yang diminta berubah menjadi tidak terbatas

5. Penawaran Inelastis Sempurna
Penawaran disebut inelastis sempurna apabila koefisien elastisitasnya sama dengan nol (ES = 0). Artinya,berapapun besarnya perubahan harga, kuantitas yang diminta tidak akan berubah

0 komentar:

Poskan Komentar